POJOKBOGOR.id - Perbaikan sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Rumpin dan Gunungsindur, akan dilakukan secara serentak mulai Juli 2025.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, mengingatkan masyarakat untuk mematuhi skema yang telah disepakati, serta membantu pemerintah dalam pembanguna jalan.
Ajat mengungkapkan, rekayasa lalin berupa buka tutup akses kendaraan akan diterapkan sebagai l konsekuensi yang telah disepakati masyarakat dalam agenda kunjungan kerja Bupati Bogor Rudy Susmanto ke Parungpanjang, Kamis 8 Mei 2025.
Baca Juga: Warga Kota Bogor Diimbau Waspada Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Disdukcapil
Saat itu Bupati Rudy Susmanto juga sempat menawarkan opsi perbaikan jalan dilakukan bertahap, agar roda perekonomian di wilayah tersebut tidak terhenti.
"Jadi itu kesepakatan yang disampaikan. Kan yang perlu dicerna itu rekayasa lalu lintas ketika sudah berjalan perlu benar-benar menjadi perhatian," kata Ajat.
Ia menegaskan, Pemkab Bogor juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak saat pelaksanaan perbaikan jalan secara serentak, meski telah menyiapkan skema rekayasa lalin.
Ia khawatir, praktik pungutan liar (pungli) bermunculan terhadap pengendara yang memaksa ingin melintas.
Masyarakat bersama transporter angkutan tambang juga telah menyepakati perubahan jam operasional truk selama proses perbaikan jalan.
"Sepakat untuk truk dengan tonase di atas 8 ton tidak melawati area pengecoran, sebelah kiri ataupun sebelah kanan ketika proses pengeringan. Proses pengeringan itu, pengontrolan itu dilakukan jam 7 malam sampai jam 2 pagi. Yang boleh adalah di bawah 8 ton," jelas Ajat.
Pemkab Bogor dijadwalkan memulai perbaikan ruas berstatus jalan kabupaten di Parungpanjang pada Juli hingga Desember. Sedangkan Pemprov Jawa Barat memperbaiki ruas berstatus jalan provinsi pada Juni hingga November.
Bupati Bogor Rudy Susmanto merealokasi anggaran Rp104 miliar untuk memperbaiki secara serentak sejumlah ruas jalan di wilayah Parungpanjang.
"Total ada 13 titik yang akan diperbaiki, tapi tujuh ruas ini paling vital karena menghubungkan langsung ke jalan provinsi dan perbatasan Tangerang," kata Rudy.
Ada tujuh ruas jalan vital yang akan dibeton tahun ini, terutama yang terhubung dengan jalan provinsi dan wilayah perbatasan Tangerang, Banten.
Ruas jalan tersebut meliputi Jalan Pingku – Kampung Asem Kuda sepanjang 2,5 km, Jalan Caringin – Cilaketan – Parungpanjang sepanjang 2,32 km, dan Jalan Lumpang – Cikuda, Parungpanjang sepanjang 2,98 km.
Selain itu, juga ada Jalan Prumpung – Gunungsindur – Cicangkal sepanjang 2,80 km, Jalan Cicangkal – Maloko sepanjang 2,01 km, Jalan Kampung Sawah – Janala, Rumpin sepanjang 2,73 km, serta Jalan Janala – Lebakwangi, Cigudeg sepanjang 7,80 km.
Rudy menjelaskan, perbaikan jalan tersebut masuk dalam realokasi APBD 2025 tahap I yang mencapai Rp507,2 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan. Khusus untuk wilayah Parungpanjang, Gunungsindur, Rumpin, dan Cigudeg, disiapkan anggaran sebesar Rp104 miliar hasil dari realokasi. ***



