POJOKBOGOR.id - Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menyebut hari ini sudah ada peningkatan untuk balik ke Jakarta, baik lewat puncak maupun Cipali-Cikampek.

"Kita perkirakan sore nanti jam 5 sore baru ada peningkatan pengiriman dari daerah timur ke arah barat," kata Brigjen Yusri Yunis kepada wartawan saat meninjau lalu lintas di Simpang Gadog, Puncak Bogor, Selasa (26/12/2023).

Strategi yang diterapkan, lanjut Brigjen Yusri Yunus, daerah Cikampek-cipali pihaknya akan melaksanakan kegiatan Contra flow melihat nanti bagaimana rujukan kendaraan dan aturan ada Contraflow di 5.550 kendaraan perjam itu satu lajur.

Baca Juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Ini Salah Satu Pemberian Iwan Setiawan untuk Kabupaten Bogor

Kemudian 6.500 dua lajur, diatasnya ada tiga lajur, sampai yang terlahir 8.900/9.000 perjam ada yang namanya one way. Nanti kita melihat situasional yang ada.

"Nanti kita kordinasi dengan teman-teman jasa marga untuk di pintu tol masing-masing.
Tetapi informasi dari kalikangkung Semarang ada peningkatan sedikit, itu yang harus kita antisipasi," ucap Brigjen Yusri Yunus.

Yang Perlu dihimbau, masih kata Yusri Yunus, di tol adalah rest area. Kalo masyarakat mengerti bahwa rest area itu bukan untuk tidur, untuk istirahat sementara atau isi bahan bakar.

Baca Juga: Mall Botani Square Adakan Acara X'Mas Midnight Sale, Banyak Diskon Hingga 80 Persen

Selama ini yang buat macet rest area, karena mereka jarang ada yang mau ikut aturan setengah jam harus jalan," lanjut Brigjen Yusri Yunus.

Kedua ada SKB bersama tentang sumbu tiga ketentuan tidak boleh lewat di jalan tol. Sampai hari ini masih banyak, ini yang menghambat.

"Jadi tolong para pengusaha mengerti, ada aturan ini. Karena itu yang menghambat kemacetan. Jalan yang lambat sekali, sehingga mengakibatkan kemacetan beberapa titik," ucap Brigjen Yusri Yunus.

Baca Juga: Jalur Puncak Kembali Normal dua Arah usai One Way 8,5 Jam

"Kita sudah lakukan penindakan pada sumbu tiga itu kita masukan kantong parkir. Kita tidak akan kasih jalan sampai jam 10 malam nanti baru boleh lewat ateri," sambung Brigjen Yusri Yunus

"Jika ada yang bersi keras mau jalan silakan saja, kita akan kandangkan sampai dengan malam hari. Mangkanya tolong diikuti aturan sudah ada SKB sudah jelas. Ada resiko dan tindakan dari perhimpunan dari pengusaha itu," tutup Yusri Yunus. ***