POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Iwan Setiawan akan mengakhiri jabatannya pada 30 Desember 2023. Namun, sebelum itu, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Refleksi Akhir Tahun 2023 Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (27/12).
Iwan menjadi Bupati Bogor praktis hanya sekitar sekitar 4 bulan, sejak dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung pada 2 September 2023 lalu. Sebelumnya, Iwan merupakan Wakil Bupati Bogor yang kemudian menjadi Plt Bupati hingga Bupati definitif menggantikan Ade Yasin.
Dengan waktu yang singkat, beberapa kebijakan penting diambil Iwan, salah satunya menaikkan besaran insentif untuk ketua RT/RW menjadi Rp7,2 juta per tahun atau Rp600 ribu per bulan. Insentif tersebut berlaku mulai 2024.
Baca Juga: Mall Botani Square Adakan Acara X'Mas Midnight Sale, Banyak Diskon Hingga 80 Persen
Awalnya, insentif untuk RT/RW di Kabupaten Bogor sebesar Rp300 ribu atau Rp3,6 juta per tahun. Lalu pada 2021, anggarannya naik menjadi Rp500 ribu per bulan atau Rp6 juta per tahun.
Di tahun anggaran 2024, Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp25 miliar lebih dalam APBD 2024 untuk kembali menaikan insentif RT/RW.
"Jadi di 2024 saya usulkan naik dari Rp500 ribu menjadi Rp600 ribu per bulan, alhamdulillah sudah diketok palu dan disetujui lewat Rapat Paripurna," kata Iwan, Senin (4/12).
Baca Juga: Puncak Arus Balik Libur Natal, Jumlah Kendaraan di Kawasan Puncak Bogor Diprediksi Naik
Kenaikan insentif RT/RW ini akan mulai berlaku pada Januari 2024. Iwan Setiawan mengaku kenaikan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bogor kepada RT/RW yang menjadi ujung tombak pemerintah di lingkup terkecil.
Dengan kenaikan secara bertahap ini, Iwan Setiawan berharap para RT/RW semakin semangat dalam mengabdikan diri untuk masyarakat.
Iwan Setiawan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh RT/RW yang selama ini tak kenal lelah melayani masyarakat.
Baca Juga: Polres Bogor Berlakukan One Way Arah Jakarta di Jalur Puncak Hingga Malam Hari
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk ketua RT dan RW, semoga makin semangat dalam bertugas, dalam melayani masyarakat. Kita berkomitmen untuk terus menambah insentif RT/RW karena tugas mereka juga begitu penting,” terang Iwan Setiawan.
Selain menaikkan insentif RT/RW, Iwan Setiawan juga memfasilitasi RT/RW dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menganggarkan sekitar Rp2,6 miliar untuk mengkaver 20.445 ketua RT/RW se-Kabupaten Bogor selama 2024.
Baca Juga: 110 Ribu Kendaraan Masuk ke Puncak Selama Libur Natal
Program BPJS Ketenagakerjaan gratis ini dicetus Iwan Setiawan mulai pertengahan 2023 lalu dan mulai berjalan sejak Oktober 2023.
“Alhamdulillah di akhir tahun kemarin selama tiga bulan bisa kita alokasikan untuk BPJS Ketenagakerjaan RT/RW. Nah di 2024 itu kita anggarkan selama setahun dan sudah disetujui saat Rapat Paripurna dengan DPRD minggu lalu,” kata Iwan Setiawan, Minggu 3 Desember 2023.
Program yang diikuti oleh RT dan RW di Kabupaten Bogor ini terdiri dari dua jenis, yaitu JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian). Dengan program ini, Iwan Setiawan berharap Ketua RT/RW di Kabupaten Bogor akan mendapatkan perlindungan.
Baca Juga: Bima Arya Tinjau Perayaan Natal di GKI Yasmin
“Tujuan utama pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan pada ketua RT/RW. Harapannya, ada kenyamanan dan jaminan bagi ketua RT dan RW dalam melaksanakan tugas. Sehingga ketika ada yang meninggal dunia, nantinya akan mendapatkan jaminan santunan dari BPJS ketenagakerjaan,” tandas Iwan Setiawan.***



