POJOKBOGOR.ID - Pemerintah mulai mencairkan THR 2026 bagi aparatur negara, termasuk ASN, anggota TNI dan Polri, serta para pensiunan.

Data terbaru menunjukkan pencairan THR untuk pensiunan berjalan paling cepat dibanding kelompok penerima lainnya.

Kementerian Keuangan mencatat hingga 6 Maret 2026 pukul 16.30 WIB, pembayaran THR pensiunan sudah mencapai Rp11,4 triliun.

Baca Juga: Cuma Ada Ayam dan Jamur di Rumah? Ini 4 Menu Buka Puasa Lezat yang Bisa Langsung Dibuat

Dana tersebut telah diterima oleh sekitar 3.568.570 pensiunan di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 93,55 persen dari total penerima pensiunan yang menjadi target pemerintah tahun ini.

Sementara itu, pencairan THR untuk ASN aktif masih berlangsung dan belum seluruhnya terealisasi.

Baca Juga: Terungkap! Pajak THR 2026 Karyawan Swasta Bisa Dipotong hingga 34 Persen, ASN Justru Bebas


THR ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Berbeda dengan pensiunan, realisasi pembayaran THR bagi ASN pemerintah pusat masih relatif kecil.

Kementerian Keuangan mencatat hingga saat ini THR ASN pusat yang telah dibayarkan mencapai sekitar Rp3 triliun.

Dana tersebut telah diterima oleh sekitar 631 ribu pegawai.

Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Berpotensi Dapat THR 2026, Forum Guru Lontarkan Harapan ke Menkeu

Padahal, total ASN pemerintah pusat yang menjadi target penerima THR mencapai sekitar 2,2 juta orang.

Artinya, pencairan THR bagi ASN pusat masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

THR ASN Daerah Baru Dicairkan 3 Pemda

Pencairan THR bagi ASN daerah juga masih sangat terbatas.

Hingga saat ini, baru 3 pemerintah daerah yang telah menyalurkan THR kepada pegawainya.

Padahal jumlah pemerintah daerah di Indonesia mencapai 546 daerah.

Baca Juga: Kota Bogor Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih 2026, Ketua DPRD Adityawarman Adil: Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Warga

Dari tiga daerah tersebut, total dana THR yang sudah dibayarkan mencapai sekitar Rp127,6 miliar.

Jumlah penerima yang sudah mendapatkan THR daerah tercatat sekitar 16.848 pegawai daerah.

Angka ini menunjukkan sebagian besar pemerintah daerah masih dalam proses administrasi pencairan THR.

Baca Juga: SKTP Guru Maret 2026 Diperkirakan Terbit Lebih Cepat karena Penyesuaian Libur Nasional, Ini Dampaknya pada Jadwal Pencairan TPG


Pemerintah Targetkan Pencairan Selesai Pekan Depan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa proses pencairan THR sebenarnya sudah siap secara anggaran.

Menurutnya, sebagian besar pembayaran sudah mulai berjalan sejak akhir Februari.

Ia menjelaskan bahwa instansi pemerintah tinggal mengajukan proses pencairan dana.

Baca Juga: Apakah Guru Madrasah Dapat THR Lebaran 2026? Ini Penjelasan dari Kemenag

Dikutip dari Detik Finance, 6 Maret 2026, begini kata Menkeu Purbaya:

“Sebagian besar sudah keluar kan sekarang. Kalau instansinya belum minta ya belum dicairkan, belum keluar."

"Tapi mereka sudah bisa mencairkan sejak pagi ini,” ujarnya.

Ia juga memperkirakan seluruh proses pembayaran THR bisa rampung dalam waktu sekitar satu minggu.

“Mungkin seminggu depan. Tapi sudah siap semua tinggal berapa cepat mereka mencairkan itu,” jelasnya.


Total Anggaran THR 2026 Capai Rp55 Triliun

Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk pembayaran THR tahun ini.

Baca Juga: EIGER Adventure Land Komitmen Utamakan Rekrutmen Pegawai dari Warga Sekitar

Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp55 triliun.

Dana tersebut dibagi untuk beberapa kelompok penerima.

Rinciannya antara lain:

- sekitar Rp22,2 triliun untuk ASN pusat termasuk TNI dan Polri

- sekitar Rp20,2 triliun untuk ASN pemerintah daerah

- sekitar Rp12,7 triliun untuk sekitar 3,8 juta pensiunan

Baca Juga: 8 Hampers Lebaran Cantik di Bogor, Desainnya Instagramable dan Kekinian

Anggaran besar tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, pencairan THR juga menjadi salah satu stimulus ekonomi pemerintah untuk mendorong konsumsi masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran.

Dengan pencairan yang terus berjalan, pemerintah optimistis seluruh aparatur negara akan menerima THR tepat waktu sebelum hari raya.***