POJOKBOGOR.ID – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dilakukan sejak 5 Maret 2026.
Di tengah proses penyaluran tersebut, PT Taspen (Persero) mengingatkan para peserta agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Imbauan ini disampaikan Taspen untuk memastikan proses pencairan THR berjalan aman.
Baca Juga: Taspen Ingatkan Pensiunan ASN Waspada Penipuan Saat Pencairan THR 2026
Sekaligus melindungi para penerima manfaat dari tindakan penipuan yang kerap muncul saat periode pembagian tunjangan.
THR Disalurkan Otomatis ke Rekening Peserta
Corporate Secretary Taspen Henra menjelaskan bahwa proses pencairan THR dilakukan secara otomatis langsung ke rekening masing-masing peserta tanpa memerlukan prosedur tambahan.
Menurutnya, peserta tidak perlu melakukan verifikasi ulang, memberikan data pribadi tambahan, atau membayar biaya layanan apa pun.
Baca Juga: Siap-Siap! TPP PNS dan PPPK Berpotensi Naik, Tapi Tak Semua Bisa Dapat, Ini Syaratnya
“Kami menegaskan bahwa Taspen tidak pernah memungut biaya layanan atau meminta data pribadi tambahan untuk pencairan THR melalui kanal tidak resmi. Seluruh layanan kami bersifat gratis,” ujar Henra.
Taspen juga memastikan proses pembayaran kepada sekitar 3,2 juta penerima pensiun dilakukan secara tepat waktu, aman, dan akurat.
Hingga saat ini, sekitar 97 persen penyaluran THR telah berhasil dilakukan kepada para penerima manfaat.
Waspada Modus Penipuan
Di tengah proses pencairan dana, Taspen mengingatkan peserta agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang sering muncul.
Beberapa modus yang sering terjadi antara lain:
- Permintaan data pribadi melalui pesan atau telepon
- Pengiriman tautan atau link mencurigakan
- Permintaan biaya layanan yang mengatasnamakan Taspen
Baca Juga: Kabar Baik! 13.077 Ribu PPPK Paruh Waktu di Jateng Dapat THR, Dihitung Mulai Januari 2026
Taspen menegaskan bahwa seluruh layanan perusahaan, termasuk pencairan THR, tidak dipungut biaya apa pun.
Karena itu, peserta diminta untuk tidak memberikan informasi pribadi atau data keuangan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Terapkan Prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan
Untuk mencegah penipuan, Taspen mengajak peserta menerapkan prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan.
Langkah tersebut meliputi:
Baca Juga: THR ASN Bekasi 2026 Capai Rp160 Miliar, Lebih dari 19 Ribu PNS dan PPPK Kebagian, Ini Lengkapnya
- Tahan, Jangan langsung percaya terhadap pesan atau surat yang mengatasnamakan Taspen.
- Pastikan, Periksa kebenaran informasi melalui kanal resmi Taspen seperti media sosial resmi, kantor cabang, atau call center 1500919.
- Laporkan, Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau melalui layanan pengaduan resmi Taspen.
Komitmen Taspen Lindungi Peserta
Taspen menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, transparansi, dan kenyamanan layanan bagi para peserta.
Perusahaan juga memastikan bahwa setiap hak penerima pensiun.
Termasuk pembayaran THR, dapat diterima secara tepat waktu dan akuntabel setiap tahunnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Bobby Nasution Keluarkan Larangan ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
Langkah pencegahan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi ASN dan pejabat negara.
Pencairan THR bagi pensiunan ASN tahun 2026 sudah mulai dilakukan sejak 5 Maret dan sebagian besar penerima telah mendapatkan haknya.
Namun, Taspen mengingatkan peserta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan dengan selalu memastikan informasi melalui kanal resmi perusahaan.***




