POJOKBOGOR.id - Paspor biasanya identik dengan pelancong, koper, dan antrean imigrasi.

Tapi pada 1974, sebuah paspor diterbitkan untuk penumpang yang sudah wafat lebih dari 3.000 tahun.

Bukan manusia biasa, melainkan mumi Firaun legendaris Mesir, Ramesses II.

Pemerintah Mesir kala itu harus menerbitkan paspor resmi bagi Ramesses II demi memenuhi aturan penerbangan internasional saat muminya dikirim ke Prancis.

Tujuannya bukan liburan, melainkan perawatan dan restorasi karena kondisi jenazah yang terus memburuk.

Mengutip USA Today, hukum Prancis mewajibkan setiap “penumpang” yang masuk wilayahnya, termasuk jenazah, memiliki dokumen perjalanan sah.

Tak ada pengecualian, bahkan untuk mantan penguasa Mesir kuno.

Paspor khusus tersebut dilaporkan memuat foto wajah mumi Ramesses II.

Yang lebih menarik, kolom pekerjaan tidak dikosongkan. Tertulis singkat: “Raja (almarhum).”

Kisah ini dikonfirmasi oleh National Geographic serta arsip The New York Times.

Jenazah Ramesses II diterbangkan menggunakan pesawat militer Mesir dan disambut dengan upacara kehormatan oleh Garde Républicaine di Paris, perlakuan yang biasanya hanya diberikan kepada kepala negara.

Ramesses II merupakan salah satu firaun paling terkenal dari Dinasti ke-19.

Ia wafat pada usia sekitar 96 tahun dan awalnya dimakamkan di Lembah Para Raja.

Namun karena maraknya penjarahan makam, para pendeta Mesir kuno memindahkan muminya ke lokasi yang lebih aman.

Belakangan, foto paspor Ramesses II kerap beredar di media sosial dan bikin warganet bingung antara takjub atau curiga.

Perlu dicatat, gambar yang viral tersebut bukan foto asli. Ilustrasi itu dibuat situs Heritage Daily pada 2020.

Meski fotonya bukan resmi, paspor Ramesses II memang benar-benar pernah ada.

Hanya saja, dokumen aslinya tidak pernah dipublikasikan ke publik.