POJOKSATU.id – Bulan Ramadhan menjadi momen yang dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Selain meningkatkan ibadah, puasa juga sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan jika dijalani dengan pola hidup yang tepat.
Namun di sisi lain, perubahan pola makan dan waktu istirahat selama puasa juga bisa memicu munculnya beberapa gangguan kesehatan.
Jika tidak diperhatikan dengan baik, kondisi ini bisa membuat tubuh menjadi tidak nyaman bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Berapa Nominal Bonus Hari Raya Ojol 2026? Ini Perkiraan Uang yang Bisa Diterima Driver dan Kurir
Beberapa penyakit diketahui cukup sering dialami oleh masyarakat saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis penyakit tersebut agar bisa melakukan pencegahan sejak dini.
Berikut beberapa penyakit yang paling sering muncul saat menjalankan puasa.
1. Maag atau Asam Lambung Naik
Salah satu penyakit yang paling sering dialami saat puasa adalah maag atau meningkatnya asam lambung.
Kondisi ini biasanya terjadi karena perubahan pola makan yang drastis.
Saat puasa, lambung tidak mendapatkan makanan selama belasan jam sehingga produksi asam lambung bisa meningkat.
Gejala yang sering muncul antara lain:
-
perut terasa perih
-
mual
-
kembung
-
sensasi panas di dada
Untuk mencegah maag saat puasa, disarankan mengonsumsi makanan yang tidak terlalu pedas atau asam saat sahur dan berbuka.
2. Dehidrasi
Puasa membuat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama sekitar 12 hingga 14 jam.
Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik saat sahur dan berbuka, tubuh bisa mengalami dehidrasi.
Baca Juga: THR Ojol Masih Jadi Perdebatan, Kemnaker Dorong Perusahaan Beri Bonus Hari Raya Lebaran 2026
Beberapa tanda dehidrasi yang sering terjadi antara lain:
-
tubuh terasa lemas
-
sakit kepala
-
bibir kering
-
pusing
Untuk menghindarinya, penting untuk minum air putih yang cukup dengan pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.
3. Sakit Kepala
Sakit kepala juga menjadi keluhan yang cukup sering dialami saat berpuasa.
Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kekurangan cairan, perubahan pola makan, hingga kadar gula darah yang menurun.
Selain itu, orang yang terbiasa mengonsumsi kafein seperti kopi juga bisa mengalami sakit kepala karena tubuh mengalami gejala putus kafein saat puasa.
4. Sembelit
Perubahan pola makan selama Ramadhan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit.
Kondisi ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan serat serta cairan.
Untuk mengatasinya, dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat seperti:
-
buah-buahan
-
sayuran
-
biji-bijian
Baca Juga: Ramadan Penuh Berkah, Pertamina Ajak Komunitas Ojol dan UMKM Santuni 60 Anak Yatim di Tangerang
Selain itu, tetap aktif bergerak juga membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
5. Asam Lambung atau GERD
Selain maag, beberapa orang juga mengalami GERD (gastroesophageal reflux disease) saat puasa.
Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan sensasi panas di dada atau tenggorokan.
Biasanya GERD dipicu oleh makanan tertentu seperti:
-
makanan pedas
-
makanan berlemak
-
minuman berkafein
Mengatur pola makan saat berbuka dan sahur menjadi kunci utama untuk mencegah kondisi ini.
6. Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah dalam tubuh turun terlalu rendah.
Hal ini bisa terjadi jika seseorang tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup saat sahur.
Gejala hipoglikemia antara lain:
-
tubuh terasa sangat lemas
-
gemetar
-
pusing
-
sulit berkonsentrasi
Baca Juga: Anti Bingung! 15 Ide Menu Buka Puasa Selama Ramadhan yang Mudah Dibuat di Rumah
Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat.
7. Bau Mulut
Bau mulut sering menjadi masalah yang dialami banyak orang selama puasa.
Hal ini terjadi karena produksi air liur berkurang saat tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu lama.
Selain itu, proses metabolisme tubuh juga dapat menghasilkan zat tertentu yang memicu bau mulut.
Untuk mengatasinya, dianjurkan menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur.
Tips Agar Tetap Sehat Saat Puasa
Agar tubuh tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Pertama, konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka.
Hindari makanan yang terlalu berminyak, pedas, atau terlalu manis.
Kedua, pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan dengan minum air putih secara teratur di luar waktu puasa.
Ketiga, tetap menjaga waktu istirahat agar tubuh tidak mudah lelah selama menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan pola hidup yang sehat, puasa Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi kesehatan tubuh.***




