POJOKBOGOR.ID – Momen Ramadan selalu jadi yang paling ditunggu, apalagi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain suasana ibadah, ada juga kabar soal Tunjangan Hari Raya (THR) yang mulai dicairkan menjelang Lebaran 2026.
Khusus untuk wilayah Priangan Timur, pencairan THR dipastikan mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
Baca Juga: BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Yang tahun ini menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp55 triliun untuk seluruh ASN, termasuk PNS dan PPPK.
Cair Pekan Pertama Ramadan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa THR ASN akan mulai disalurkan pada pekan pertama Ramadan 2026.
Meski belum menyebut tanggal pasti, pemerintah menargetkan dana sudah masuk ke rekening penerima di awal-awal puasa.
Baca Juga: Tak Ada Perbedaan! Nominal THR PNS dan PPPK 2026 Kini Sama, Begini Skemanya
Langkah ini dilakukan agar daya beli masyarakat langsung meningkat sejak awal Ramadan.
Pemerintah berharap belanja konsumsi bisa terdorong dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Bagi ASN di Priangan Timur, kepastian ini tentu jadi kabar baik karena bisa mulai menyusun rencana kebutuhan Lebaran lebih awal.
Komponen dan Perkiraan Besaran THR
Besaran THR tahun 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025.
Komponennya terdiri dari beberapa unsur penghasilan. Sebagaimana yang diungkap media TribunPriangan.com pada 01/03/2026.
Berikut rinciannya:
1. Gaji pokok, disesuaikan pangkat dan masa kerja, kisarannya Rp1.684.200 hingga Rp3.789.700.
2. Tunjangan keluarga, meliputi suami/istri dan anak, sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000.
Baca Juga: Tak Ada Perbedaan! Nominal THR PNS dan PPPK 2026 Kini Sama, Begini Skemanya
3. Tunjangan pangan, biasanya dalam bentuk uang pengganti beras, berkisar Rp250.000 hingga Rp320.000.
4. Tunjangan jabatan atau tunjangan umum, antara Rp1.000.000 sampai Rp1.500.000.
Tunjangan kinerja (tukin), besarannya menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Usul Gaji Rp2,1 Juta, Ternyata Segini Insentif yang Disepakati
Nah sekitar Rp500.000 hingga Rp2.500.000 untuk pemerintah kabupaten/kota.
Jika dijumlahkan, total THR yang diterima ASN bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung golongan dan jabatan masing-masing.
Dorong Ekonomi Daerah
Pemerintah sengaja mempercepat pencairan agar likuiditas masyarakat meningkat sejak awal Ramadan.
Dengan THR yang cair lebih cepat, ASN di Priangan Timur diharapkan bisa membelanjakan kebutuhan Lebaran lebih awal, yang otomatis membantu perputaran ekonomi lokal.
Mulai dari pedagang pasar, UMKM, hingga sektor jasa biasanya ikut merasakan dampaknya.
THR ASN di Priangan Timur tahun 2026 dipastikan cair pada pekan pertama Ramadan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp55 triliun secara nasional dengan komponen gaji pokok, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, hingga tunjangan kinerja.
Nominalnya bisa mencapai jutaan rupiah tergantung golongan.
Kebijakan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjelang Lebaran.***




