POJOKBOGOR.ID – Bapak/Ibu mungkin sudah melihat SKTP terbit di Info GTK, tapi saat membuka rincian muncul keterangan rekening belum valid.
Rasanya langsung khawatir, ya.
Takut tunjangan profesi guru (TPG) tertunda atau bahkan gagal cair.
Padahal, dalam banyak kasus, masalah ini bukan karena hak Bapak/Ibu tidak diakui.
Biasanya ini berkaitan dengan proses administrasi rekening yang belum sepenuhnya selesai di sistem.
Baca Juga: PENGUMUMAN! Perbaikan Jalan Parung Bogor Bakal Selesai Dalam Satu Bulan Kedepan
Yuk, kita bahas satu per satu supaya lebih tenang.
Apa Artinya Rekening Belum Valid?
Status rekening belum valid di Info GTK berarti data rekening yang digunakan untuk penyaluran TPG masih dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Pemerintah Minta Masyarakat Indonesia untuk Tunda Umroh
Sistem belum menganggap data tersebut siap digunakan untuk transfer dana.
Ada beberapa kemungkinan penyebabnya:
1. Nomor rekening baru saja diajukan.
2. Proses verifikasi di dinas pendidikan belum selesai.
3. Bank penyalur belum mengonfirmasi kesesuaian data.
4. Ada perbedaan nama antara rekening dan data Dapodik.
Jadi bukan berarti tunjangan dibatalkan. Ini lebih ke proses administratif yang belum tuntas.
Pastikan Pengajuan ke Dinas Sudah Diproses
Langkah pertama yang perlu Bapak/Ibu lakukan adalah memastikan pengajuan perubahan atau pendaftaran rekening sudah benar-benar diterima dan diproses oleh dinas pendidikan.
Kadang guru sudah menyerahkan fotokopi buku rekening atau surat keterangan, tapi proses input di sistem daerah belum dilakukan.
Baca Juga: Mulai Maret 2026, Seluruh Harga BBM di Indonesia Dipastikan Naik
Akibatnya, status di Info GTK tetap belum valid.
Yuk, coba konfirmasi ke operator sekolah atau langsung ke dinas jika memungkinkan.
Tanyakan apakah data rekening sudah dikirim dan diverifikasi di tingkat kabupaten/kota.
Cek Kesesuaian Data Rekening
Hal kecil yang sering luput adalah kesesuaian nama.
Sistem sangat sensitif terhadap perbedaan ejaan.
Misalnya:
1. Di Dapodik tertulis “Muhammad”, di rekening “Mohammad”.
2. Ada perbedaan gelar atau singkatan nama.
3. Rekening menggunakan nama berbeda (misalnya rekening lama atau atas nama orang lain).
Perbedaan kecil seperti ini bisa membuat sistem menahan validasi.
Jadi pastikan nama di rekening benar-benar sama dengan yang tercatat di Dapodik.
Peran Verifikasi Bank Penyalur
Setelah dinas memproses, data tetap perlu diverifikasi oleh bank penyalur TPG.
Bank akan memastikan bahwa rekening aktif dan bisa menerima transfer dalam jumlah besar.
Jika rekening pasif, diblokir, atau jarang digunakan, proses validasi bisa tertunda.
Jadi tidak ada salahnya Bapak/Ibu memastikan rekening dalam kondisi aktif dan tidak bermasalah.
Baca Juga: THR Pensiunan 2026 Belum Masuk? Jangan Panik! Ini 5 Cara Cek dan Solusi Resminya
Cek juga apakah ada perubahan kebijakan bank terkait jenis rekening yang digunakan untuk penyaluran tunjangan.
Jangan Tunggu Terlalu Lama Tanpa Konfirmasi
Kalau status rekening belum valid bertahan cukup lama sementara rekan guru lain sudah cair, sebaiknya segera lakukan langkah ini:
1. Login ulang dan cek rincian status terbaru.
2. Hubungi operator sekolah untuk memastikan sinkronisasi Dapodik.
3. Konfirmasi ke dinas apakah rekening sudah diverifikasi.
4. Pastikan rekening aktif dan sesuai data.
Lebih cepat dikonfirmasi, lebih cepat pula ditemukan letak masalahnya.
Bapak/Ibu sudah memenuhi kewajiban mengajar dan melalui proses sertifikasi dengan perjuangan panjang.
Jadi wajar kalau ingin memastikan hak TPG benar-benar aman.
Status rekening belum valid memang bikin cemas, tapi biasanya ini hanya soal administrasi yang belum selesai.
Yuk, cek pelan-pelan, koordinasi dengan pihak terkait, dan pastikan semua data sudah benar.
Semoga setelah ini status berubah menjadi valid dan tunjangan segera masuk ke rekening Bapak/Ibu tanpa hambatan.***




