BOGOR.POJOKSATU.id - Dunia pendidikan berbasis keagamaan kembali tercoreng oleh dugaan kasus asusila. Seorang pria berinisial AF, yang diketahui berprofesi sebagai guru mengaji di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Dimana dirinya dikatakan telah diamankan oleh aparat kepolisian setelah dilaporkan melakukan tindakan tidak pantas terhadap beberapa murid perempuannya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, pelaku diduga menyalahgunakan sesi pembelajaran mengenai materi hadas untuk melakukan tindakan yang tidak layak.

Dalam proses belajar tersebut, AF disebut menunjukkan bagian tubuh sensitifnya kepada para murid.

Perilaku menyimpang tersebut diduga dilakukan berulang kali, hingga akhirnya terungkap setelah sejumlah korban memberanikan diri untuk melapor.

Saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna mengidentifikasi jumlah korban serta memastikan sejak kapan tindakan itu terjadi.

Kepala kepolisian setempat memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, serta menjamin perlindungan terhadap para korban.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, termasuk di ruang-ruang belajar keagamaan.

Anak-anak, sebagai generasi penerus, sepatutnya mendapatkan bimbingan dan pembinaan moral yang layak, bukan menjadi sasaran penyalahgunaan wewenang oleh oknum pendidik.

Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat diimbau untuk memperketat pengawasan demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***