POJOKBOGOR.ID – Korps Marinir TNI Angkatan Laut memastikan kesiapan penuh dalam pelaksanaan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dimulai April 2026.
Tak tanggung-tanggung, berbagai fasilitas hingga personel terbaik sudah disiapkan untuk mendukung program tersebut.
Nah agar berjalan efektif dan aman bagi peserta yang berasal dari unsur sipil.
Fasilitas Lengkap Disiapkan
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir, Kolonel (Mar) Rana Karyana, menjelaskan bahwa fasilitas pelatihan sudah dipersiapkan secara menyeluruh.
Baca Juga: APBD Tertekan, 9.000 PPPK di NTT Terancam Dirumahkan, Ini Penjelasan Resmi Gubernur
Beberapa fasilitas yang akan digunakan antara lain:
1. Barak atau tempat tinggal peserta
2. Lapangan latihan
3. Ruang kelas
Baca Juga: Usai Raih Penghargaan Nasional, Bupati Bone Pastikan Gaji PPPK Paruh Waktu Cair
4. Fasilitas kesehatan
5. Dapur lapangan
Menurut Rana, bukan hanya sarana fisik yang dipersiapkan.
Para pelatih, staf pendukung, tenaga medis, hingga personel terbaik Marinir juga sudah disiapkan untuk mendampingi ASN selama proses pelatihan.
Kurikulum Disesuaikan untuk ASN
Rana menegaskan bahwa kurikulum dan jadwal latihan telah disusun sesuai karakteristik peserta ASN yang bukan prajurit aktif.
“Kita telah menyusun kurikulum dan jadwal latihan yang sesuai dengan karakteristik peserta ASN, sehingga tetap proporsional dan aman,” ujarnya dikutip pojokbogor.id dari Republika.co.id pada 27/02/2026.
Artinya, pola latihan tetap mengedepankan aspek kedisiplinan dan kesiapsiagaan.
Baca Juga: THR ASN 2026 di Kota Malang Capai Rp42,6 Miliar, Penerima PPPK Lebih Banyak dari PNS
Namun tetap mempertimbangkan latar belakang peserta sebagai pegawai sipil.
Prosedur pengamanan dan keselamatan latihan juga telah dipersiapkan lengkap, termasuk standar mitigasi risiko selama kegiatan berlangsung.
Digelar di Lima Lokasi TNI
Pelatihan Komcad ASN rencananya digelar di lima lokasi pelatihan TNI, yaitu:
- Pusdikkes
Baca Juga: Ramai Isu PPPK Paruh Waktu Akan Dihapus, Ini Klarifikasi Resmi MenPAN-RB
- Skadik 301
- Pusbahasa TNI AU
- Kodam Jaya
- Pasmar 1
Durasi pelatihan diperkirakan berlangsung sekitar 1,5 bulan.
Kementerian Pertahanan juga menyebut kuota nasional mencapai ribuan ASN dari berbagai kementerian dan lembaga.
Baca Juga: Resmi Berlaku! Ini Aturan Pencantuman Gelar ASN Sesuai SE BKN Nomor 3 Tahun 2025
Gelombang pertama akan dimulai April 2026.
Bagian dari Sistem Pertahanan Negara
Program Komcad ini merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang melibatkan unsur sipil sebagai komponen cadangan.
Pelatihan ini bukan untuk menjadikan ASN sebagai prajurit aktif.
Baca Juga: Cek Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Kota Bogor untuk Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
Melainkan untuk memberikan pembekalan dasar terkait disiplin, kesiapsiagaan.
Nah serta pemahaman sistem pertahanan nasional.
Dengan dukungan fasilitas dan pengamanan yang matang, Korps Marinir optimistis pelatihan ini dapat berjalan lancar.
Baca Juga: KABAR GEMBIRA! 321 PPPK Paruh Waktu di Paser Bakal Terima THR 1 Bulan Gaji, Tinggal Tunggu SK Bupati
Korps Marinir TNI AL telah menyiapkan fasilitas lengkap dan personel terbaik untuk mendukung pelatihan Komcad bagi ASN yang dimulai April 2026.
Pelatihan selama sekitar 1,5 bulan ini akan digelar di lima lokasi TNI dengan standar keamanan dan kurikulum yang disesuaikan untuk peserta sipil, sehingga program berjalan efektif dan aman.***




