POJOKBOGOR.ID - Bapak/Ibu lulusan PPG 2025, akhirnya kabar yang ditunggu datang juga.
Di awal 2026 ini, sejumlah guru yang telah lulus PPG tahun lalu mulai menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), bahkan ada yang langsung dua bulan sekaligus.
Buat yang kemarin sempat bertanya-tanya, “Kapan ya TPG pertama cair?” sekarang sudah mulai terjawab.
Baca Juga: THR ASN 2026 di Kota Malang Capai Rp42,6 Miliar, Penerima PPPK Lebih Banyak dari PNS
Tapi supaya tidak ada kendala di pencairan berikutnya, yuk pahami dulu syarat SKTP dan tahapan validasinya.
Kenapa Lulusan PPG 2025 Bisa Terima Dua Bulan Sekaligus?
Banyak lulusan PPG 2025 baru mendapatkan penerbitan SKTP pada Februari 2026.
Karena SKTP Januari belum sempat dibayarkan di bulan sebelumnya, sistem kemudian memproses Januari dan Februari secara bersamaan.
Inilah yang membuat sebagian guru menerima rapel dua bulan sekaligus di awal tahun.
Namun perlu dipahami, kondisi ini tidak otomatis terjadi pada semua guru.
Semua bergantung pada waktu terbit SKTP dan kelengkapan administrasi masing-masing.
Jadi kalau Bapak/Ibu melihat ada dua tanggal terbit SKTP yang berdekatan di Info GTK, besar kemungkinan pencairan dilakukan bersamaan.
Syarat Utama Agar TPG Tidak Tertunda
Ada beberapa hal penting yang wajib dipastikan oleh lulusan PPG 2025:
1. Sertifikat Pendidik sudah terinput dan valid
Data kelulusan PPG harus benar-benar sinkron di sistem.
2. Data Dapodik terbaru dan sesuai kondisi riil
Termasuk status kepegawaian (ASN PNS atau PPPK), jam mengajar, dan sekolah induk.
Baca Juga: Ramai Isu PPPK Paruh Waktu Akan Dihapus, Ini Klarifikasi Resmi MenPAN-RB
3. Beban mengajar memenuhi ketentuan
Pastikan jumlah jam linier sesuai regulasi agar tidak terkendala verifikasi.
4. Rekening aktif dan sesuai nama guru
Hindari perbedaan nama atau rekening tidak aktif.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Samosir Kecewa, SK Tak Sesuai Penempatan Tugas! Kabid PDKK dan BKD Buka Suara
Kalau salah satu saja bermasalah, proses penerbitan SKTP bisa tertunda.
Tahapan Validasi Sebelum Dana Masuk Rekening
Proses pencairan TPG tidak langsung begitu saja. Ada beberapa tahap yang perlu dilewati:
1. Validasi data di Dapodik
2. Sinkronisasi ke Info GTK
3. Penerbitan SKTP
4. Rekomendasi pencairan
5. Proses transfer melalui sistem keuangan negara
Karena prosesnya berlapis, wajar kalau pencairan tidak terjadi di hari yang sama untuk semua guru.
Biasanya, pencairan berada di minggu keempat setiap bulan.
Baca Juga: KABAR GEMBIRA! 321 PPPK Paruh Waktu di Paser Bakal Terima THR 1 Bulan Gaji, Tinggal Tunggu SK Bupati
Kalau sudah terbit tanggal 17–20 Februari 2026, artinya tinggal menunggu giliran transfer.
Nominal TPG dan Potongan yang Perlu Dipahami
Sebagian lulusan PPG menerima sekitar Rp3 jutaan per bulan, tergantung gaji pokok masing-masing.
Jangan kaget kalau nominal bersih sedikit berbeda dari perkiraan.
Ada potongan pajak penghasilan sekitar 5 persen dan komponen BPJS sesuai aturan yang berlaku.
Semua itu tercantum dalam rincian SKTPG.
Yuk, biasakan cek detailnya supaya tidak muncul salah persepsi.
Bapak/Ibu lulusan PPG 2025, momen menerima TPG pertama tentu terasa spesial.
Ini bukan sekadar soal angka, tapi bentuk penghargaan atas profesionalisme guru.
Sekarang yang penting, pastikan semua data tetap valid dan rutin cek Info GTK.
Dengan administrasi yang rapi, insyaallah pencairan berikutnya akan lebih lancar dan tidak perlu deg-degan lagi setiap akhir bulan.***




