JAKARTA,POJOKSATU.id - Video yang memperlihatkan turis asal Indonesia diduga memberikan plastik kepada seekor rusa di Nara Park, Jepang, viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet.

Rekaman tersebut diunggah oleh akun media sosial @hezumaryuaaa dan menjadi perhatian pengguna internet, baik dari Jepang maupun Indonesia.

Dalam video yang beredar, seorang wisatawan diduga menyodorkan kemasan plastik kepada rusa yang berada di kawasan wisata tersebut.

Unggahan itu kemudian menuai sorotan karena tindakan tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan satwa.

Namun, pihak keluarga wisatawan yang terekam dalam video akhirnya memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut.

Melalui akun media sosial @gazelle.4843178, seseorang yang mengaku sebagai anak dari wisatawan tersebut membantah bahwa ayahnya sengaja memberikan plastik kepada rusa.

Ia menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya tidak seperti narasi negatif yang berkembang di media sosial.

"Saya dan ayah saya berada dalam video tersebut. Saya ingin memberikan klarfikasi bahwa kami tidak bermaksud seperti itu. Dan jujur kejadiannya bukan seperti yang dinarasikan negatif oleh akun ini," tulis akun @gazelle.4843178.

Menurut penjelasannya, saat kejadian sang ayah sedang memberi makan rusa menggunakan kacang yang dibawa dalam kemasan.

Ia mengklaim bahwa seseorang telah memperhatikan dan mengambil foto mereka secara diam-diam ketika aktivitas tersebut berlangsung.

"Saat ayah saya sedang memberi rusa makanan dengan kacang di dalam kemasan, bapak itu sudah memperhatikan dan memfoto kami diam diam," lanjutnya.

Setelah kacang yang dibawa habis, rusa disebut masih terus mengikuti ayahnya dan mendekati bungkus makanan yang berada di tangannya.

"Saat kacangnya habis, rusa terus mengikuti ayah saya hingga menarik dan menilat isi bungkus kacang yg dibawa ayah saya," jelasnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan dugaan bahwa wisatawan Indonesia dalam video sengaja memberi makan rusa menggunakan plastik.

Meski demikian, penjelasan pihak keluarga tersebut merupakan versi mereka mengenai kejadian yang terekam dalam video viral.

Belum ada keterangan resmi dari pengelola Nara Park maupun otoritas setempat dalam informasi yang tersedia terkait kejadian tersebut.

Dalam klarifikasi lanjutan yang diberitakan detikTravel, pihak yang mengaku sebagai keluarga wisatawan juga mengakui bahwa mereka terlambat mengambil kembali plastik dari rusa tersebut.

Ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menegaskan tidak ada niat untuk membahayakan hewan itu.

Sementara itu, berdasarkan panduan resmi pariwisata Nara, pengunjung hanya diperbolehkan memberikan shika senbei, yakni biskuit khusus rusa yang dijual di sekitar taman.

Makanan manusia dan benda seperti kemasan plastik tidak boleh diberikan kepada rusa karena dapat membahayakan kesehatannya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan untuk memahami aturan ketika berinteraksi dengan satwa liar, termasuk saat mengunjungi destinasi wisata di luar negeri.