BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Santunan sebesar Rp50 juta disiapkan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab pemerintah terhadap para korban.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Ia menegaskan, langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban keluarga di tengah situasi duka.
“Kami menyiapkan santunan sebesar Rp50 juta untuk setiap keluarga korban meninggal dunia,” ujar Dedi dalam keterangannya.
Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga memastikan seluruh korban luka dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa dibebani biaya.
Seluruh biaya perawatan di rumah sakit akan ditanggung pemerintah daerah.
“Kami pastikan korban luka mendapatkan perawatan terbaik, dan seluruh biayanya ditanggung,” tambahnya.
Peristiwa kecelakaan kereta api ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Pemerintah daerah pun terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal, sekaligus mendalami penyebab kejadian agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.
Langkah cepat yang diambil Pemprov Jawa Barat ini diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang tengah berduka. ***



