POJOKBOGOR.ID – Harapan baru muncul bagi ribuan guru PPPK paruh waktu di Indonesia.
Para guru tersebut berharap pemerintah bisa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026, seperti yang diterima aparatur sipil negara lainnya.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade PPPK (FGHNLPSI PPPK) yang selama ini aktif memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Ketua Umum FGHNLPSI PPPK Heti Kustrianingsih menyebut saat ini sedang ada pembahasan terkait kemungkinan pemberian tunjangan bagi guru PPPK paruh waktu, termasuk peluang menerima THR.
Baca Juga: Resmi! PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bone Dapat THR Lebaran 2026, Pemda Gelontorkan Rp3,9 Miliar
“Ini kabar baik bagi seluruh guru PPPK paruh waktu. Mudah-mudahan Menteri Keuangan menyetujuinya,” ujar Heti dikutip pojokbogor.id dari jppn.com pada 6/3/2026.
Harapan Baru bagi Guru PPPK Paruh Waktu
Selama ini guru PPPK paruh waktu memiliki peran penting dalam mendukung sistem pendidikan nasional.
Mereka mengajar di berbagai sekolah untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar, terutama di daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik.
Namun dari sisi kesejahteraan, banyak guru PPPK paruh waktu masih menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga: 6 Menu Sahur Praktis dan Sehat untuk Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Resep Sederhana
Status kerja yang bersifat paruh waktu membuat sebagian dari mereka menerima penghasilan yang lebih rendah dibandingkan pegawai penuh waktu.
Karena itu, wacana pemberian tunjangan seperti THR menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh para guru.
Menunggu Persetujuan Menteri Keuangan
Meski ada peluang, kebijakan pemberian THR bagi guru PPPK paruh waktu belum bisa dipastikan.
Salah satu tahap penting yang harus dilalui adalah persetujuan dari Menteri Keuangan.
Hal ini karena kebijakan terkait tunjangan aparatur negara berkaitan langsung dengan pengelolaan anggaran negara.
Tanpa persetujuan dari Kementerian Keuangan, kebijakan tersebut tidak dapat diterapkan.
Saat ini para guru PPPK paruh waktu masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan tersebut.
Perjuangan Forum Guru Honorer
Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade PPPK selama ini konsisten menyuarakan aspirasi para guru yang telah lulus seleksi PPPK namun belum mendapatkan formasi penuh.
Banyak dari mereka akhirnya bekerja sebagai PPPK paruh waktu sambil menunggu kebijakan pemerintah mengenai penataan tenaga pendidik.
Menurut forum tersebut, para guru ini memiliki kontribusi besar dalam menjaga kualitas pendidikan di berbagai daerah.
Karena itu pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.
Harapan Guru PPPK di Seluruh Indonesia
Bagi guru PPPK paruh waktu, kemungkinan menerima THR tentu menjadi kabar menggembirakan.
Selain dapat meningkatkan kesejahteraan, kebijakan tersebut juga dianggap sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para guru dalam mendidik generasi bangsa.
Jika kebijakan ini benar-benar disetujui pemerintah, maka ribuan guru PPPK paruh waktu berpotensi menerima tambahan penghasilan menjelang Hari Raya.
Guru PPPK paruh waktu di Indonesia saat ini menaruh harapan besar kepada pemerintah agar THR 2026 juga diberikan kepada mereka.
Forum guru telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada Menteri Keuangan dan berharap kebijakan ini segera mendapat persetujuan.
Jika terealisasi, pemberian THR bagi guru PPPK paruh waktu akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.***




