POJOKBOGOR.ID – Duh, isu kenaikan harga BBM lagi ramai banget dibahas! Bikin banyak orang mulai was-was, apalagi buat yang setiap hari harus pakai kendaraan. 

Tapi jangan panik dulu ya, ada kok cara biar penggunaan bahan bakar tetap irit meski harga berpotensi naik.

Kabar soal BBM ini memang sempat bikin heboh. Disebut-sebut, harga bahan bakar minyak akan naik mulai 1 April 2026. Namun, pemerintah langsung memberikan klarifikasi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa belum ada perubahan harga BBM saat ini.

Baca Juga: Pemerintah Kebut 33 Pembangunan Proyek PSEL, Salah Satunya di Bogor Raya

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dikutip dari ANTARA, Selasa, 31 Maret 2026.

Meski begitu, nggak ada salahnya mulai berhemat dari sekarang, kan? 

Nah, pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, punya beberapa tips jitu biar konsumsi BBM tetap efisien.

1. Gunakan BBM Sesuai Spesifikasi Mesin

Baca Juga: Gaji PNS dan Pensiunan 2026 Naik? Ini Pernyataan Resmi Menkeu dan Menpan RB

Nah, ini sering disepelekan! Banyak orang asal isi BBM tanpa memperhatikan nilai oktan.

Padahal, penggunaan BBM yang sesuai spesifikasi mesin bikin pembakaran lebih optimal. 

Hasilnya? Mesin lebih efisien dan konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat.

2. Jangan Panaskan Mesin Terlalu Lama

Masih banyak yang punya kebiasaan “panasin kendaraan lama biar enak dipakai”. 

"Pemanasan berlebihan justru meningkatkan konsumsi BBM tanpa memberikan manfaat signifikan pada performa kendaraan modern," katanya.

Jadi, cukup panaskan mesin maksimal satu menit saja, tidak perlu terlalu lama.

3. Jaga Putaran Mesin Tetap Rendah

Baca Juga: Tidak Selamanya Paruh Waktu, PPPK Kategori Ini Bisa Jadi ASN Penuh di 2026, Cek Syaratnya

Kalau kamu pengguna mobil manual, penting banget untuk tahu kapan harus pindah gigi.

Sony menyarankan perpindahan gigi dilakukan di bawah 2.000 RPM. Sementara untuk pengguna mobil matic, hindari penggunaan fitur kickdown terlalu sering.

Soalnya, makin tinggi putaran mesin, makin boros juga BBM yang dipakai. Duh, sayang banget kan!

4. Hindari Gaya Berkendara Agresif

Baca Juga: Selain PHK, Apa Solusi untuk PPPK? Ini Opsi yang Bisa Jadi Jalan Tengah

Nah ini nih yang sering kejadian tanpa sadar. Gas mendadak, rem mendadak, alias gaya “ugal-ugalan”.

Padahal, kebiasaan ini bikin konsumsi BBM jadi lebih boros.

Sony menekankan bahwa akselerasi dan deselerasi mendadak harus dihindari. 

Sebaliknya, injak pedal gas secara halus dan jaga ritme berkendara tetap stabil.

5. Kurangi Pola Stop and Go Kasar

Macet memang nggak bisa dihindari, apalagi di kota besar. Tapi cara kita menghadapinya bisa bikin beda.

Mengemudi dengan pola stop and go yang kasar bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar. 

Sebaliknya, mengurangi kecepatan secara halus tanpa sering menginjak rem bisa membantu menghemat BBM.

Baca Juga: Pemerintah Kebut 33 Pembangunan Proyek PSEL, Salah Satunya di Bogor Raya

Isu kenaikan harga BBM memang bikin khawatir. Tapi dengan kebiasaan berkendara yang lebih bijak, kamu tetap bisa mengontrol pengeluaran.

Mulai sekarang, yuk ubah gaya berkendara. Selain lebih hemat, juga lebih aman di jalan.

Siapa tahu dari kebiasaan kecil ini, pengeluaran bulanan kamu jadi jauh lebih ringan.***