POJOKBOGOR.ID - Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh aparatur negara menjelang Idulfitri.
Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi ASN, TNI, dan Polri di seluruh Indonesia.
THR tersebut juga diberikan kepada ASN, PPPK, pensiunan, serta penerima pensiun sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Meski menjadi tambahan penghasilan yang cukup besar, banyak orang mengaku uang THR habis hanya dalam beberapa hari.
Baca Juga: THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Tetap Dipotong Pajak? Ini Cara Agar Pekerja Bisa Terima Full
Hal ini biasanya terjadi karena tidak adanya perencanaan keuangan yang matang.
Agar dana THR lebih bermanfaat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelolanya dengan lebih bijak.
1. Buat Rencana Anggaran Lebaran
Langkah pertama yang penting adalah membuat rencana anggaran pengeluaran Lebaran.
Beberapa kebutuhan yang biasanya muncul menjelang Idulfitri antara lain:
Baca Juga: Begini Cara Lapor ke Posko Kemnaker dan Disnaker, Jika THR 2026 Tidak Dibayarkan Perusahaan
- zakat fitrah dan sedekah
- biaya mudik
- belanja pakaian Lebaran
- THR untuk keluarga
- kebutuhan konsumsi saat Lebaran
Dengan membuat daftar pengeluaran sejak awal, penggunaan uang THR dapat lebih terkontrol.
2. Dahulukan Kebutuhan Penting
THR sering dianggap sebagai bonus untuk belanja.
Baca Juga: THR 2026 Kena Pajak? Simak Cara Hitung PPh 21 dan Strategi Mengatur Uangnya
Padahal sebaiknya dana tersebut digunakan terlebih dahulu untuk kebutuhan yang lebih penting.
Misalnya:
- kebutuhan keluarga
- biaya pendidikan anak
- kebutuhan rumah tangga
- biaya kesehatan
Menentukan prioritas akan membantu mencegah pengeluaran yang tidak perlu.
3. Gunakan untuk Membayar Utang
Jika masih memiliki cicilan atau utang, sebagian THR sebaiknya digunakan untuk melunasinya.
Contohnya seperti:
- cicilan kartu kredit
- pinjaman konsumtif
- pinjaman lainnya
Melunasi utang lebih awal dapat membantu meringankan beban keuangan pada bulan berikutnya.
4. Sisihkan untuk Zakat dan Sedekah
Sebagai bagian dari kewajiban umat Muslim, sebagian THR sebaiknya dialokasikan untuk zakat dan sedekah.
Selain menjalankan kewajiban agama, langkah ini juga dapat meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
Baca Juga: Pemerintah Mulai Cairkan THR ASN 2026, Rp3,1 Triliun Sudah Tersalur, Target Selesai Minggu Depan
Dana tersebut bisa digunakan untuk:
- zakat fitrah
- zakat mal
- sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan
5. Siapkan Dana Darurat
Kesalahan yang sering terjadi adalah menghabiskan seluruh THR selama Lebaran.
Padahal setelah libur panjang, kebutuhan hidup tetap berjalan hingga gajian berikutnya.
Karena itu penting menyisihkan sebagian THR sebagai dana darurat untuk menghadapi kebutuhan tak terduga.
6. Manfaatkan untuk Investasi
Jika kondisi keuangan sudah stabil, THR juga bisa dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang.
Baca Juga: TASPEN Catat Rekor Penyaluran THR Pensiunan 2026, Sudah Cair ke 3,2 Juta Penerima, Ini Lengkapnya
Beberapa pilihan investasi yang relatif aman antara lain:
- emas
- reksa dana pasar uang
- deposito
Baca Juga: THR ASN dan PPPK Paruh Waktu di Kubu Raya Segera Cair, Anggaran Capai Rp27,2 Miliar
- obligasi pemerintah
- Investasi dapat membantu menjaga nilai uang di masa depan.
7. Batasi Belanja Konsumtif
Momen Lebaran sering memicu perilaku belanja berlebihan.
Contohnya membeli:
- pakaian baru terlalu banyak
- gadget terbaru
- dekorasi Lebaran mahal
Baca Juga: RESMI! Guru PNS dan PPPK Bersertifikat Dapat Tambahan TPG dalam Bentuk THR 2026, Ini Lengkapnya
Membatasi belanja konsumtif menjadi salah satu cara sederhana agar THR tidak cepat habis.
8. Gunakan Metode Pembagian THR
Agar pengeluaran lebih terkontrol, beberapa perencana keuangan menyarankan metode pembagian THR.
Contohnya:
- 40% kebutuhan Lebaran
Baca Juga: Laptop AI Bukan Sekadar Gimmick! Snapdragon X Series di Agres.ID Bantu Kerja Lebih Praktis
- 30% tabungan atau investasi
- 20% zakat dan sedekah
- 10% hiburan atau belanja pribadi
Metode ini membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan masa depan.
9. Hindari Menambah Utang Baru
Banyak orang tergoda menggunakan kartu kredit atau pinjaman online untuk menambah belanja Lebaran.
Padahal kebiasaan ini justru bisa menimbulkan masalah keuangan setelah Lebaran.
Sebaiknya gunakan THR sesuai kemampuan tanpa menambah utang baru.
THR 2026 merupakan tambahan penghasilan yang sangat membantu ASN, PPPK, dan pensiunan dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri.
Namun tanpa pengelolaan yang baik, uang tersebut bisa habis dalam waktu singkat.
Dengan membuat anggaran, menentukan prioritas, serta menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi, THR dapat memberikan manfaat lebih lama bagi keuangan keluarga.***




