BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah kembali mencairkan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan disalurkan pada Minggu ini.
Program yang meliputi berbagai komponen ini diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat kurang mampu dan rentan.
Salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang kembali disalurkan untuk beragam kategori penerima, mulai dari ibu hamil, balita berusia 0–6 tahun, lansia di atas 60 tahun, penyandang disabilitas berat, hingga anak-anak sekolah.
Besaran dana yang diterima berbeda-beda sesuai komponen keluarga. Untuk anak sekolah tingkat SD misalnya, bantuan mencapai Rp375 ribu setiap tiga bulan, sedangkan balita dan ibu hamil memperoleh hingga Rp750 ribu setiap tiga bulan.
KPM diminta segera mengecek saldo melalui buku tabungan atau ATM bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Selain PKH, saldo untuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako juga telah mulai masuk.
Bantuan BPNT ini diberikan senilai Rp200.000 per bulan untuk pembelian bahan pangan pokok, seperti beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya, yang bisa dibelanjakan di warung atau agen resmi yang telah ditunjuk pemerintah.
Di tingkat desa, beberapa wilayah juga telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap bulan Agustus sebesar Rp300 ribu per keluarga.
Warga penerima manfaat diimbau untuk segera mengonfirmasi ke kantor desa atau menanyakan kepada perangkat desa setempat guna memastikan besaran bantuan yang diterima.
Bantuan ini dirancang untuk membantu kebutuhan sehari-hari keluarga miskin dan rentan.
Tak hanya itu, bansos pangan berupa beras 10 kilogram juga mulai didistribusikan oleh Perum Bulog kepada warga yang membutuhkan.
Di sejumlah wilayah, penyaluran dilakukan melalui kantor desa, kantor kelurahan, atau langsung diantar ke rumah penerima.
Pemerintah mengingatkan KPM untuk selalu memantau status bantuan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau bertanya langsung ke pihak desa atau kelurahan agar tidak ketinggalan informasi.
Bagi penerima PKH dan BPNT yang bantuannya belum cair, disarankan rutin memeriksa kartu keluarga sejahtera (KKS) agar hak bantuan tidak hangus. ***



