POJOKBOGOR.ID - Fakta mengejutkan terjadi dalam seleksi CPNS di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Meski jumlah pelamar mencapai ribuan, ternyata masih ada sejumlah formasi yang sama sekali tidak diminati.

Fenomena ini langsung menjadi perhatian karena membuka peluang besar bagi pelamar yang ingin lolos dengan persaingan minim.

Baca Juga: Gaji Ke-13 ASN OTW CAIR! Daftar Lengkap Nominal yang Akan Diterima PNS, PPPK, TNI, Polri Hingga Pensiunan


Ribuan Pelamar Membludak di Hari Terakhir

Pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pelamar CPNS di Kabupaten HST tercatat mencapai 3.599 orang.

Dari jumlah tersebut:

- Sebanyak 3.020 pelamar sudah melakukan submit berkas

- Pendaftaran resmi ditutup pada pukul 23.59 Wita

Baca Juga: MenPANRB Keluarkan SE Nomor 3 Tahun 2026 Terkait WFH ASN! Ini 8 Poin Aturan Baru yang Wajib Diketahui PNS dan PPPK

Dikutip dari Procal.co, 7 April 2026, begini kata Agus Setiadi:

“Untuk total yang sudah melakukan submit sebanyak 3.020 pelamar. Hari ini terakhir dan akan resmi ditutup pukul 23.59 Wita,” ujarnya.

Lonjakan pelamar terjadi menjelang penutupan setelah adanya kebijakan baru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga: Kabar Gembira ASN! Gaji ke-13 PNS dan PPPK Cair Juni 2026, Ini Aturan, Komponen dan Siapa Saja yang Dapat


Materai Tempel Picu Lonjakan Pelamar

Peningkatan jumlah pelamar disebut dipicu oleh kebijakan yang memperbolehkan penggunaan materai konvensional atau materai tempel.

“Data ini memang terjadi lonjakan yang signifikan semenjak BKN menerapkan atau membolehkan pelamar menggunakan materai konvensional atau materai tempel,” jelasnya.

Kebijakan ini membuat proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan cepat bagi pelamar.


18 Formasi CPNS Masih Kosong

Meski pelamar membludak, ada fakta menarik yang justru membuka peluang besar.

Baca Juga: WFH Bergilir Dimulai! ASN Ponorogo Kerja 50:50, Tapi Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Sebanyak 18 formasi CPNS di Kabupaten HST masih belum memiliki pelamar sama sekali.

Formasi tersebut terdiri dari:

1. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama (Disabilitas): 1 formasi

2. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama (Disabilitas): 1 formasi

3. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama (Disabilitas): 1 formasi

Baca Juga: WFH Diawasi Ketat! ASN yang Keluar Rumah Saat Jam Kerja Bisa Kehilangan Tunjangan Kinerja hingga Dipecat

4. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

5. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

6. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

7. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

8. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

9. Penata Kelola Pemerintahan Umum: 1 formasi

10. Pengelola Keprotokolan Umum: 2 formasi

11. Pengelola Keprotokolan Umum: 1 formasi

12. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

13. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

Baca Juga: ASN Batang yang Konsisten Jalan Kaki ke Kantor Akan Dapat Hadiah Dari Bupati! Simak Penjelasan Lengkapnya

14. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

15. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

16. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

17. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

18. Pranata Komputer Terampil Umum: 1 formasi

Baca Juga: Guru ASN Tidak Bisa WFH! DPR Ungkap Alasan Penting Demi Masa Depan Pendidikan

Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan minat pelamar terhadap jenis jabatan tertentu.

Formasi ini dinilai kurang diminati meski peluang lolos jauh lebih besar dibandingkan formasi favorit.


Peluang Lolos Lebih Besar

Dengan tidak adanya pelamar di sejumlah formasi, peluang untuk lolos seleksi menjadi jauh lebih tinggi.

Namun demikian, pelamar tetap harus memenuhi syarat administrasi dan kompetensi yang ditetapkan.

Fenomena ini juga menjadi gambaran bahwa banyak pelamar masih fokus pada jabatan populer tanpa mempertimbangkan peluang.

Dengan strategi yang tepat, peluang lolos CPNS di formasi tersebut bisa jauh lebih besar.***