POJOKBOGOR.ID - Pemerintah mulai mematangkan rencana pembukaan seleksi CPNS 2026.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menyebut proses penyusunan formasi saat ini masih dalam tahap pembahasan intensif.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan sumber daya manusia di instansi pemerintah.

Baca Juga: Siap-Siap! Rekrutmen CPNS 2026 Capai 160 Ribu Formasi, Fokus Gantikan ASN Pensiun, Ini Penjelasannya

Nah terutama ya karena banyak ASN yang akan memasuki masa pensiun.

 

Pemerintah Siapkan Formasi CPNS 2026

KemenPANRB memastikan bahwa pembukaan formasi CPNS 2026 sedang digodok.

Rekrutmen ini bertujuan mengisi kekosongan jabatan di kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

Baca Juga: THR dan Tukin ASN Tulungagung Segera Cair, Total Anggaran Capai Rp65,5 Miliar untuk 15.659 ASN

Perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil birokrasi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

 

Sekitar 160 Ribu ASN Akan Pensiun

Data internal pemerintah menunjukkan sekitar 160.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) diperkirakan pensiun pada 2025.

Angka tersebut menjadi dasar perhitungan kebutuhan pegawai baru pada 2026.

"Karena untuk pensiun sendiri kan, pensiun tahun 2025 itu yang akan dipekerjakan tahun 2026 itu kan kami sudah ada datanya sekitar 160.000 begitu ya," kata Rini dikutip pojokbogor.id dari tirto.id, pada (25/2/2026).

Meski begitu, jumlah formasi yang nantinya dibuka masih bisa berubah tergantung hasil finalisasi data dari masing-masing instansi.

 

Jadwal Pendaftaran Belum Final

Menteri PANRB, Rini Widyantini, belum dapat memastikan kapan pendaftaran CPNS 2026 akan dibuka secara resmi.

Saat ini pemerintah masih melakukan koordinasi terkait kebutuhan formasi dan kesiapan anggaran bersama Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi PPPK Guru SMA Unggul Garuda Baru 2026 Resmi Diumumkan, Cek Namamu Sekarang!

Artinya, masyarakat diminta bersabar dan menunggu pengumuman resmi melalui kanal pemerintah.

 

Koordinasi Kebutuhan dan Kompetensi

Setiap kementerian dan lembaga diminta memetakan jumlah formasi serta kompetensi yang dibutuhkan.

Pemetaan ini penting agar rekrutmen CPNS benar-benar sesuai kebutuhan dan tidak sekadar menambah jumlah pegawai.

Baca Juga: Ribuan ASN Ikut Pelatihan Komcad, Pemerintah Jamin Layanan Publik Tetap Berjalan

Formasi nantinya akan difokuskan pada bidang-bidang strategis yang mendukung prioritas pembangunan nasional.

 

Fresh Graduate Jadi Fokus

Menariknya, pemerintah memberi perhatian khusus kepada fresh graduate atau lulusan baru.

Mereka diharapkan dapat mengisi kebutuhan tenaga profesional muda dalam birokrasi.

Dengan masuknya talenta muda, pemerintah berharap terjadi penyegaran dan percepatan transformasi birokrasi ke arah yang lebih adaptif dan digital.

Seleksi CPNS 2026 direncanakan untuk mengisi kekosongan akibat pensiunnya sekitar 160 ribu ASN.

Namun jadwal resmi pendaftaran belum diumumkan karena masih menunggu finalisasi kebutuhan formasi dan anggaran.

Fresh graduate menjadi salah satu prioritas dalam rekrutmen mendatang.***