BOGOR.POJOKSATU.id – Seorang siswi kelas XI dari salah satu SMK di Kabupaten Sukabumi diduga mengalami pelecehan saat menjalani Praktik Kerja Lapangan PKL di lingkungan Dishub Kabupaten Sukabumi.

Kasus tersebut mencuat setelah siswi itu menceritakan perlakuan yang dialaminya kepada pihak sekolah.

Pihak sekolah menyebut informasi awal diterima melalui panitia praktik kerja industri atau prakerin. Dugaan perlakuan tidak pantas disebut terjadi dalam bentuk verbal maupun nonverbal.

“Ada informasi dugaan pelecehan, baik secara verbal maupun non verbal kepada salah satu siswi yang sedang PKL di Dinas Perhubungan,” demikian keterangan pihak sekolah.

Setelah menerima pengaduan tersebut, sekolah tidak langsung mengambil kesimpulan.

Pihak sekolah terlebih dahulu melakukan klarifikasi terhadap pejabat Dishub yang disebut dalam pengaduan siswi tersebut.

Namun, pejabat yang bersangkutan membantah telah melakukan tindakan sebagaimana yang dilaporkan.

“Setelah konfirmasi dan klarifikasi, yang bersangkutan tidak mengakui dan tidak merasa melakukan hal apapun,” jelas pihak sekolah.

Klarifikasi juga dilakukan kepada Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latif.

Mubtadi mengatakan peristiwa tersebut bermula dari tindakan bercanda yang dinilainya telah melewati batas.

“Intinya mah heureuy (bercanda) keterlaluan. Bagi saya mah tetap terjadi, cuma jangan dibayangkan terjadi apa-apa panjang lebar. Bercanda biasa, keterlaluan memang dan tidak bisa ditolerir,” kata Mubtadi.

Karena menyangkut siswi yang sedang menjalani kegiatan pendidikan, pihak sekolah akhirnya memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Laporan telah disampaikan kepada kepolisian agar dugaan kejadian tersebut dapat diperiksa secara objektif.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan polisi telah menerima informasi terkait perkara tersebut.

“Kami sudah dapat informasi itu dan saat ini masih dalam pendalaman,” ujarnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses pendalaman dan belum ada penetapan bersalah terhadap pihak yang dilaporkan.***