BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah mempercepat proses rekrutmen ratusan tenaga baru untuk memperkuat jajaran Bea dan Cukai. Seleksi yang semula dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 kini dimajukan menjadi akhir April 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya, menyatakan percepatan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan, terutama dalam meningkatkan kinerja pengawasan dan pelayanan.
“Kami percepat. Kami lihat kalau bisa akhir bulan ini (April),” ujar Purbaya.
Rekrutmen ini ditargetkan menjaring sekitar 300 lulusan SMA yang nantinya akan ditempatkan sebagai tenaga operasional di berbagai titik strategis.
Langkah tersebut diambil karena selama ini jumlah personel di lapangan dinilai masih belum mencukupi untuk mengoptimalkan tugas Bea dan Cukai.
“Kami mau bentuk pasukan di lapangan, itu misinya,” tegasnya.
Menariknya, proses seleksi ini tidak akan digabung dengan rekrutmen CPNS umum. Pemerintah memilih jalur terpisah agar prosesnya lebih cepat dan fokus pada kebutuhan spesifik di sektor kepabeanan.
Dengan skema ini, diharapkan para tenaga baru dapat segera diterjunkan untuk memperkuat pengawasan, sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja di lapangan.
Percepatan rekrutmen ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah serius memperkuat lini operasional, khususnya dalam menghadapi tantangan di sektor perdagangan dan pengawasan barang. ***



