POJOKBOGOR.ID - Kabar soal TPG rapelan kembali jadi perbincangan hangat di kalangan guru.
Banyak Bapak/Ibu yang akhirnya melihat SKTP terbit, bahkan ada yang langsung untuk tiga bulan sekaligus, mulai Januari, Februari, hingga Maret.
Pertanyaannya sekarang, kapan dana itu benar-benar masuk rekening?
Baca Juga: 7 Cafe Vintage di Bogor dengan Nuansa Jadul, Tempat Nongkrong Adem dan Tenang
Yuk kita bahas pelan-pelan, supaya Bapak/Ibu punya gambaran yang lebih jelas dan tidak hanya menunggu tanpa kepastian.
Pola Pencairan Rapelan, Belajar dari Kasus Februari–Maret
Kalau kita tarik ke belakang, pola pencairan TPG sebenarnya cukup bisa dibaca.
Pada Februari lalu, guru yang SKTP-nya terbit lebih awal umumnya mulai menerima pencairan di akhir bulan, sekitar tanggal 25 ke atas.
Baca Juga: Demi Efisiensi BBM, Sekda Kabupaten Bogor Pakai Sepeda ke Kantor
Nah, yang menarik nih Bapak/Ibu, untuk yang belum cair di Februari, dana tersebut tidak hilang.
Justru masuk dalam kategori pencairan susulan yang realisasinya terjadi di awal bulan berikutnya, yaitu awal Maret.
Bahkan banyak laporan guru yang menerima TPG di tanggal 4 sampai 5 Maret.
Artinya apa?
Ada pola yang cukup konsisten, rapelan atau pencairan susulan cenderung cair di awal bulan berikutnya, bukan menunggu jadwal reguler.
Dengan kondisi saat ini, di mana banyak SKTP baru terbit setelah maintenance Info GTK, maka peluang pencairan rapelan di awal April menjadi cukup terbuka.
Kenapa Rapelan Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Sederhananya
Bapak/Ibu mungkin bertanya, kenapa ada yang cair 1 bulan, 2 bulan, bahkan 3 bulan sekaligus?
Jawabannya sederhana, validasi data.
Selama data di Info GTK belum valid, maka SKTP tidak bisa terbit.
Begitu semua data sudah sinkron, sistem langsung memproses sekaligus.
Inilah yang menyebabkan munculnya rapelan.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Apresiasi Presiden Prabowo jaga Stabilitas harga BBM
Jadi bukan telat dibayar, tapi memang secara sistem baru bisa diproses sekarang.
Strategi Guru Agar TPG Cepat Cair, Jangan Hanya Menunggu
Nah, ini bagian penting yang sering terlewat. Banyak yang hanya menunggu, padahal ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Pertama, pastikan data di Info GTK sudah benar dan tidak ada status “belum valid”.
Kedua, aktif komunikasi dengan operator sekolah. Kadang ada hal kecil yang luput tapi berdampak besar.
Baca Juga: Cara Baru ASN Kabupaten Bogor Ramai-ramai Pergi Kerja Gunakan Sepeda
Ketiga, rutin cek rekening dan informasi dari dinas setempat, karena setiap daerah bisa sedikit berbeda ritmenya.
Dan yang tidak kalah penting, Bapak/Ibu juga perlu realistis.
Kalau melihat pola sebelumnya, pencairan rapelan memang cenderung lebih cepat dibanding pencairan reguler bulanan.
Harapan Realistis untuk Awal April
Dengan melihat pola Februari–Maret, serta kondisi SKTP yang baru terbit sekarang, ada harapan kuat bahwa pencairan rapelan bisa mulai direalisasikan di awal April.
Meski begitu, tetap perlu diingat bahwa proses ini melibatkan banyak pihak, mulai dari pusat hingga daerah.
Jadi sedikit perbedaan waktu antar daerah adalah hal yang wajar.
Yang penting, sekarang sinyalnya sudah jelas, SKTP sudah terbit, tinggal menunggu proses pencairan.
Semoga saja, Bapak/Ibu tidak perlu menunggu lama lagi.
Yuk tetap pantau dan pastikan semua data sudah aman, supaya saat dana turun, tidak ada kendala lagi.***




