POJOKBOGOR.ID - Kabar kurang baik soal jatah beras ASN di Kabupaten Timor Tengah Utara atau TTU.

Yang belum diterima untuk Februari dan Maret akhirnya mendapat penjelasan dari pemerintah daerah.

Tenang ya, pemda memastikan keterlambatan ini bukan karena penghapusan hak, melainkan kendala distribusi.

Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS April 2026 Terancam Telat Cair! Wajib Verifikasi di Aplikasi Taspen, Ini Caranya

Sebagai solusi sementara, tunjangan beras akan dialihkan dalam bentuk uang mulai April 2026.

 

Beras Februari–Maret Masih Ditunggu

Pelaksana Harian Sekda TTU, Trinimus Olin, jelaskan bahwa jatah beras dua bulan sebelumnya tetap akan diberikan dalam bentuk beras.

Dikutip Kefamenanu news pada 30 Maret 2026, Trinimus Olin berkata demikian.

Baca Juga: Pencairan Dana Pensiun 2026 Resmi! Ini Syarat Baru, Jadwal Pembayaran, dan Cara Cairkan Tanpa Ribet

“Untuk Februari dan Maret tetap dalam bentuk beras karena kita sudah berkontrak dengan Perum Bulog,” jelasnya.

Ia juga katakan, anggaran sebenarnya sudah tersedia, namun proses distribusi masih menunggu realisasi dari pihak Bulog.

Eh rencananya, beras tersebut akan mulai disalurkan pada April, meski jadwal pastinya belum bisa dipastikan.

 

Mulai April Diganti Uang

Sementara itu, untuk bulan April dan seterusnya, Pemda TTU mengambil kebijakan baru.

Tunjangan beras akan diberikan dalam bentuk uang dan dicairkan bersamaan dengan gaji bulanan ASN ya guys.

Nah lalu, langkah ini diambil karena kondisi stok beras yang belum stabil di pasaran.

“Pertimbangan utama kita adalah membantu ASN, karena selama beras belum tersedia, mereka tetap harus membeli beras untuk kebutuhan makan,” ujarnya.

 

Kebijakan Sementara

Tenang ya, Pemda tegaskan bahwa kebijakan pengalihan ini bersifat sementara.

Baca Juga: Gaji ke-13 PNS Segera Cair Usai THR, Ini Jadwal Resminya

Nah jika stok beras sudah kembali stabil, bukan tidak mungkin tunjangan akan kembali diberikan dalam bentuk beras.

Selain itu, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta untuk sampaikan kebijakan ini dengan baik kepada ASN agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Mohon disampaikan dengan baik kepada teman-teman di instansi masing-masing,” kata Trinimus.

Keterlambatan jatah beras ASN TTU disebabkan kendala distribusi, bukan penghapusan haknya guys.

Baca Juga: Solusi Gaji Pensiunan PNS Belum Cair! Begini Cara Otentikasi Taspen Lewat HP dengan Mudah

Pemda mengambil langkah cepat dengan mengalihkan tunjangan menjadi uang demi menjaga kebutuhan ASN tetap terpenuhi.***