POJOKBOGOR.ID – Pemerintah Provinsi Maluku terus mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Salah satu langkah nyatanya adalah mengembangkan sistem absensi ASN berbasis realtime yang sudah terhubung dengan seluruh unit kerja di lingkungan Pemprov Maluku.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: THR Pensiunan PNS 2026 Cair Kapan? Cek Jadwal dan Nominalnya di Sini
Nah ekaligus memastikan data kehadiran lebih akurat dan transparan.
Absensi Digital Terintegrasi
Penguatan sistem ini difokuskan pada pencatatan kehadiran ASN secara digital.
Dengan sistem realtime, data kehadiran bisa dipantau langsung dan memiliki tingkat akurasi tinggi.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku sebagai pengelola SDM aparatur menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi untuk tata kelola yang lebih profesional.
Kepala BKD Provinsi Maluku, Jasmono, menyebut penerapan teknologi bukan sekadar modernisasi, tetapi bagian dari membangun sistem kepegawaian yang akuntabel dan berorientasi pelayanan.
"Sistem absensi ini nantinya juga akan dikembangkan agar terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian." katanya dikutip pojokbogor.id dari Repbulika.co.id pada 28/02/2026.
Terhubung ke Seluruh Unit Kerja
Sistem absensi terintegrasi ini sudah terkoneksi dengan seluruh unit kerja di lingkungan Pemprov Maluku.
Melalui absensi online, pimpinan unit kerja bisa langsung mengakses data kehadiran pegawai secara cepat dan terukur.
Hal ini memudahkan pengambilan keputusan berbasis data, terutama terkait evaluasi kinerja ASN.
Dalam implementasinya, Pemprov Maluku memanfaatkan ekosistem absensi dari InterActive.
Yang menggabungkan perangkat keras absensi dengan aplikasi online InAct dalam satu dashboard terpadu.
Dengan sistem ini, rekapitulasi data berjalan otomatis tanpa perlu proses manual berulang.
Dukung Reformasi Birokrasi
Penguatan sistem absensi ini juga menjadi bagian dari misi reformasi birokrasi Pemprov Maluku.
Tujuannya adalah mewujudkan birokrasi yang dinamis, jujur, dan melayani masyarakat secara profesional.
CEO dan Founder InterActive Group, Alex Surya Rahardjo, menyatakan dukungan terhadap langkah Pemprov Maluku dalam membangun tata kelola kepegawaian berbasis data yang transparan dan akurat.
Baca Juga: DPR Dukung Pengangkatan Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK, Koordinasi Lintas Kementerian Dipercepat
Dengan absensi realtime, diharapkan tidak ada lagi celah manipulasi data kehadiran, serta proses administrasi menjadi lebih efisien.
Penerapan sistem absensi realtime di lingkungan Pemprov Maluku menjadi langkah konkret dalam memperkuat disiplin ASN dan mendukung reformasi birokrasi.
Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis data, pengelolaan kepegawaian diharapkan semakin transparan, akurat.
Serta mendukung terwujudnya pemerintahan digital yang modern dan akuntabel.***




