POJOKBOGOR.ID - Jalan Surya Kencana di Kota Bogor bukan sekadar ruas jalan tua di jantung kota.
Kawasan yang dikenal sebagai pecinan Bogor ini telah lama menjelma menjadi surga kuliner legendaris yang bertahan lintas generasi.
Di tengah gempuran kafe modern dan tren makanan kekinian, Surya Kencana justru tetap hidup dengan cita rasa lawas yang tak berubah sejak puluhan tahun lalu.
Baca Juga: Enak dan Murah, tapi Jangan Tiap Hari: Ini Risiko Keseringan Sarapan Nasi Uduk
Bagi wisatawan nasional maupun warga lokal, menyusuri Surya Kencana bukan hanya soal mengisi perut.
Ada sejarah, budaya, dan cerita keluarga yang tersaji di setiap mangkuk laksa, seporsi soto, hingga tusukan sate sumsum.
Tak heran jika kawasan ini selalu masuk daftar wajib kunjung wisata kuliner Bogor.
Kawasan Tua dengan Sejarah Panjang Kuliner
Surya Kencana merupakan salah satu kawasan tertua di Bogor yang sejak dulu menjadi pusat perdagangan dan permukiman masyarakat Tionghoa.
Baca Juga: PKL Ngotot Minta Akhir Pekan, Satpol PP Tetap Gas: Alun-alun Bogor Disisir Siang Bolong
Seiring waktu, aktivitas dagang tersebut melahirkan beragam usaha kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.
Banyak kedai dan gerobak makanan di kawasan ini sudah beroperasi sejak era 1960-an hingga 1970-an.
Menariknya, sebagian besar masih mempertahankan cara memasak tradisional, resep asli keluarga, hingga penyajian sederhana tanpa banyak perubahan.
Baca Juga: Baju Lebaran Tak Harus Mahal, Bisnis Thrifting dan Preloved Justru Meledak Saat Ramadan
Inilah yang membuat Surya Kencana memiliki karakter kuat dan berbeda dibanding kawasan kuliner lain.
Laksa Gang Aut, Ikon Kuliner Surya Kencana
Jika berbicara soal kuliner legendaris Surya Kencana, Laksa Gang Aut hampir selalu disebut pertama.
Laksa khas Bogor ini dikenal dengan kuah kuning kental berbahan santan dan oncom, berpadu dengan bihun, telur rebus, serta kemangi.
Kedai laksa di Gang Aut telah bertahan puluhan tahun dan menjadi langganan lintas generasi.
Baca Juga: Ramadan Jadi Lebih Hangat, Restoran Family Friendly di Bogor Favorit Bukber Keluarga
Rasa gurih yang khas serta aroma rempah yang kuat membuat laksa ini tak pernah kehilangan penggemar.
Banyak wisatawan dari luar kota rela mengantre demi mencicipi semangkuk laksa yang rasanya konsisten sejak dulu.
Soto Kuning, Sarapan Favorit Sejak Dulu
Selain laksa, soto kuning khas Bogor juga menjadi primadona di Surya Kencana.
Baca Juga: Baju Lebaran Tak Harus Mahal, Bisnis Thrifting dan Preloved Justru Meledak Saat Ramadan
Salah satu yang paling dikenal adalah soto kuning legendaris yang disajikan dengan kuah gurih berbumbu kunyit, potongan daging sapi, jeroan, serta taburan tomat segar.
Soto kuning di kawasan ini kerap menjadi menu sarapan favorit warga lokal. Saat pagi hari, antrean pembeli sudah terlihat sejak kedai baru buka.
Meski kini banyak soto modern bermunculan, soto kuning Surya Kencana tetap bertahan dengan cita rasa klasik yang autentik.
Nasi Goreng Lawas yang Tetap Dicari
Di antara deretan kuliner berat, nasi goreng legendaris Surya Kencana juga tak kalah terkenal.
Baca Juga: Dedie Rachim Buka Pramuka KOBRA XI 2026, Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas
Beberapa kedai nasi goreng di kawasan ini telah berjualan sejak lebih dari setengah abad lalu.
Ciri khasnya terletak pada penggunaan api besar, bumbu sederhana, serta racikan khas Tionghoa-Bogor.
Menu seperti nasi goreng pete, nasi goreng ayam, hingga nasi goreng sosis masih menjadi favorit wisatawan yang ingin merasakan nasi goreng “tempo dulu”.
Sate Sumsum dan Cungkring, Kuliner Unik Khas Bogor
Surya Kencana juga dikenal dengan kuliner unik yang jarang ditemukan di daerah lain, seperti sate sumsum dan cungkring.
Baca Juga: Tak Hanya Enak, Aman untuk Anak: Restoran Ramah Anak di Bogor Pilihan Bukber Ramadan
Sate sumsum disajikan dari sumsum tulang sapi yang dibakar dan disiram bumbu kecap, menghadirkan sensasi gurih yang berbeda.
Sementara itu, cungkring merupakan sajian berbahan kikil dan bagian kepala sapi yang disiram saus kacang.
Kuliner ini sudah lama menjadi bagian dari tradisi makan warga Bogor dan masih bertahan hingga kini berkat pelanggan setia.
Toge Goreng dan Cita Rasa Lokal yang Autentik
Tak lengkap rasanya membahas Surya Kencana tanpa menyebut toge goreng, makanan khas Bogor berbahan tauge, tahu, lontong, dan saus tauco.
Baca Juga: Dari Dapur Rumah ke Omzet Jutaan, Bisnis Rumahan Paling Diburu Selama Bulan Puasa
Meski namanya toge goreng, hidangan ini justru tidak digoreng, melainkan direbus dan disiram saus kental.
Toge goreng di Surya Kencana dikenal memiliki rasa tauco yang kuat dan khas.
Banyak kedai yang masih menggunakan resep lama, menjadikannya salah satu kuliner lokal
yang tetap bertahan di tengah perubahan zaman.
Minuman Legendaris Pelepas Dahaga
Selain makanan berat, Surya Kencana juga menawarkan minuman legendaris seperti es pala, es campur, hingga es durian.
Baca Juga: Dari Dapur Rumah ke Omzet Jutaan, Bisnis Rumahan Paling Diburu Selama Bulan Puasa
Minuman ini kerap menjadi penutup sempurna setelah menyantap kuliner berlemak dan berbumbu kuat.
Beberapa penjual minuman di kawasan ini sudah berjualan puluhan tahun dan masih mempertahankan racikan tradisional tanpa pemanis berlebihan.
Kesegaran alami inilah yang membuat minuman Surya Kencana selalu dirindukan.
Tetap Ramai di Tengah Gempuran Kuliner Modern
Di era media sosial dan tren kuliner cepat saji, Surya Kencana justru menunjukkan ketahanan luar biasa.
Setiap akhir pekan dan musim liburan, kawasan ini selalu dipadati wisatawan dari berbagai daerah.
Baca Juga: Baju Lebaran Tak Harus Mahal, Bisnis Thrifting dan Preloved Justru Meledak Saat Ramadan
Banyak pengunjung mengaku datang karena rekomendasi keluarga, cerita nostalgia orang tua, hingga konten viral di media sosial.
Namun, alasan utama mereka kembali tetap sama: rasa yang tidak berubah dan harga yang relatif terjangkau.
Lebih dari Sekadar Wisata Kuliner
Surya Kencana bukan hanya tempat makan, melainkan ruang budaya yang hidup.
Baca Juga: Baju Lebaran Tak Harus Mahal, Bisnis Thrifting dan Preloved Justru Meledak Saat Ramadan
Di balik setiap warung, tersimpan kisah perjuangan keluarga, konsistensi menjaga resep, serta hubungan erat dengan pelanggan setia.
Bagi wisatawan nasional, menyusuri Surya Kencana adalah cara terbaik mengenal Bogor dari sisi yang paling autentik.
Sementara bagi warga lokal, kawasan ini menjadi pengingat bahwa rasa dan tradisi bisa bertahan meski zaman terus berubah.***

