POJOKBOGOR.id - Ungkapan syair cinta yang dituturkan Wakil Wali Kota Bogor, Teddy Risandy, sontak membuat para pendukung dan penontonnya meleleh.

Ungkapan syair Teddy Risandi yang kerap diucapkan ternyata juga bisa digunakan dalam kontestasi politik.

Syair manis Teddy Risandi pun membuat tensi rivalitas antar pasangan calon (paslon) yang tinggi jadi melunak.

Baca Juga: Makin Gaskeun! Rena Da Frina dan Teddy Dapat Dukungan dari Paguyuban Kahmi Muda Kota Bogor

Rena - Teddy itu jauh di mata tetapi dekat di WhatsApp, begitu kata Teddy saat di forum debat kandidat calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor 2024 yang digelar Radar Bogor, di Universitas Ibn Khaldun, Sabtu 5 Oktober 2024.

Sontak saja ucapan Teddy tersebut membuat suasana forum debat menjadi heboh. Penonton menjadi riuh dan panelis maupun kontestan cawalkot-cawawalkot lain tersenyum.

Tak lama kemudian, Teddy langsung menjelaskan makna di balik "ungkapan cinta" itu. Teddy berujar, WhatsApp adalah platform media sosial dengan penggunanya amat banyak.

Baca Juga: Daftar Presidium Terpilih KAHMI dan FORHATI Bogor Periode 2024-2029

"Sehingga Rena dan Teddy dapat diakses siapa pun warga Kota Bogor  kapan pun juga," ucap Teddy.

Teddy menambahkan, jauh di mata namun dekat di WhatsApp menandakan bahwa paslon Rena-Teddy ingin menjadi pemimpin yang merakyat dan bersentuhan langsung dengan warganya.

"Bisa diakses masyarakat Kota Bogor untuk menyampaikan aspirasinya tanpa birokrasi berbelit. Kapan saja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dapat dijangkau dan didekati warganya," papar Teddy.

Baca Juga: Kiprah KAHMI harus Dirasakan Umat

Dalam forum debat antar paslon cawalkot-cawawalkot Bogor ini, Teddy juga mengemukakan tentang program prioritas 100 hari jika nanti terpilih bersama Rena Da Frina.

Teddy Risandi mengatakan, sejumlah visi misi Rena-Teddy dikemas dalam slogan Bogor Ready yang memuat empat program untuk ke depannya. Keempat program tersebut adalah Bogor Ready Cerdas; Bogor Ready Sehat; Bogor Ready Kreatif; serta Bogor Ready Melayani.(*)