POJOKBOGOR.id - Kader Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus mampu memberikan dampak kepada umat serta kiprahnya harus dirasakan oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Presidium KAHMI Majelis Daerah (MD) Bogor, Prof. Dodik N. Nurochmat, saat Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI Bogor di Agrobisnis Teknologi Park IPB, Cikarawang, Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/10/2024).
Sementara itu, Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jawa Barat, Johny Sikumbang, mengatakan bahwa KAHMI harus memberi warna bagi bangsa ini.
"Untuk itu, sudah menjadi tugas KAHMI untuk menjaga adik-adik HMI," kata Johny.
Menurut Johny, sudah saatnya Indonesia ber-KAHMI, dan sudah saatnya tokoh-tokoh KAHMI memimpin tampuk kepemimpinan di Indonesia.
Rektor IPB University yang juga Dewan Pembina KAHMI, Arif Satria, hadir sebagai keynote speaker dan mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi negara besar jika mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
"Dan KAHMI adalah salah satu yang dapat menjadi sumber SDM unggul, karena pendidikan di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) adalah pendidikan intelektualitas dan kepemimpinan," ujar Arif.
Lebih lanjut, Arif menyampaikan bahwa HMI perlu merumuskan pengkaderan dengan menyesuaikan diri pada kondisi era digital.
Baca Juga: Pemkab Bogor kini jadi Pengelola Sky Bridge Bojonggede
"HMI harus sejalan dengan pemikiran kampus, harus menawarkan hal-hal yang kekinian, menyiapkan era generasi yang baru, dan KAHMI harus mendukung pengkaderan HMI," jelas Arif.
Oleh karena itu, MD KAHMI Bogor, menurut Arif, harus menjadi contoh dalam pengkaderan HMI, sehingga HMI dapat mencetak kader yang unggul. (Dea)




