KOTA BOGOR, POJOKBOGOR.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya komitmen dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Ia mengingatkan agar pakta integritas tidak hanya menjadi dokumen formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam bekerja.
Penegasan tersebut disampaikan Denny saat kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Tahun 2026 yang berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (2/11/2026).
Menurut Denny, penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk komitmen ASN untuk menjalankan amanah secara bertanggung jawab sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
"Pakta Integritas ini harus menjadi pedoman bagi kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Bukan sebatas ditandatangani, tetapi harus tercermin dalam perilaku, pengambilan keputusan, penggunaan kewenangan, hingga pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kesadaran dan komitmen seluruh ASN yang diwujudkan melalui perilaku serta budaya kerja profesional.

Denny juga menyebut pembangunan Zona Integritas sebagai salah satu langkah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia meminta seluruh pegawai konsisten menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Selain itu, Denny mengingatkan sejumlah hal yang wajib menjadi perhatian ASN. Di antaranya tidak meminta maupun menerima pemberian yang bertentangan dengan ketentuan, menghindari benturan kepentingan, serta mengedepankan transparansi dan objektivitas dalam menjalankan kewenangan.

ASN juga diminta berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan KKN. Bahkan, setiap pegawai diharapkan berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan integritas melalui mekanisme yang berlaku, dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

"Integritas harus dibangun melalui keteladanan dan konsistensi. Kita harus saling mengingatkan, menaati aturan, serta berani memperbaiki kekurangan. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus kita jaga," katanya.

Melalui penandatanganan pakta integritas tersebut, Denny berharap seluruh ASN di lingkungan Setda Kota Bogor semakin memperkuat budaya kerja yang profesional, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.