BOGOR.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung ke lapangan untuk menutup sejumlah lubang jalan di kawasan Sukasari–Tajur.
Aksi tersebut dilakukan bersama timnya sebagai respons cepat atas kondisi jalan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.
Jenal menjelaskan, langkah itu muncul secara spontan setelah ia menyaksikan langsung kerusakan jalan saat melintas di kawasan tersebut.
Bahkan, salah satu lubang hampir membuat anaknya terjatuh ketika melintasi ruas jalan di Sukasari. Pengalaman itu membuatnya merasa tidak bisa menunggu terlalu lama untuk bertindak.
“Kalau dilihat dari sisi saya sebagai warga Bogor, tentu ingin jalan yang berlubang ini cepat ditangani. Apalagi lubangnya cukup berbahaya. Kebetulan saya punya rezeki lebih, akhirnya saya beli aspal dan saya tambal sendiri,” kata Jenal, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan, seluruh proses penambalan dilakukan menggunakan dana pribadi alias biaya sendiri tanpa melibatkan anggaran pemerintah.
Menurutnya, kondisi darurat di lapangan kerap menuntut solusi cepat, sementara mekanisme birokrasi membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Kalau menunggu prosedur, bisa lama. Padahal risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Jadi ini murni inisiatif pribadi demi keselamatan warga,” ujarnya.
Meski demikian, Jenal menekankan bahwa langkah tersebut bukan berarti mengabaikan aturan.
Ia memastikan ke depan tetap akan menempuh jalur administratif sesuai ketentuan agar penanganan jalan rusak dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan oleh instansi terkait.
Aksi ini pun menjadi sorotan warga sekitar, karena menunjukkan respons langsung pejabat daerah terhadap persoalan infrastruktur yang sehari-hari dirasakan masyarakat. ***



