POJOKBOGOR.id - Stadion GOR Pajajaran, ikon olahraga di Kota Bogor, dipastikan akan ditutup mulai September 2025.
Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proyek rehabilitasi besar-besaran yang digarap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor.
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Resmana, mengatakan bahwa selama masa penutupan, seluruh aktivitas atlet akan dipindahkan ke Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) yang berlokasi di Cimahpar dan Kertamaya.
“Karena September bulan depan sudah pasti ditutup, semua kegiatan atlet akan dipindahkan ke GOM,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).
Tidak hanya aktivitas latihan, pemindahan juga mencakup kegiatan administrasi yang selama ini berpusat di Stadion Pajajaran.
Club PSB, KONI, Kormi, hingga Koperasi akan dipindahkan sementara ke kantor Dispora.
“Masih dalam pendataan, baik tonase maupun luas ruang yang dibutuhkan,” jelas Anas.
Proyek rehabilitasi GOR Pajajaran akan dilakukan dalam tiga tahap dengan total anggaran tahun ini sebesar Rp30 miliar.
Pada tahap pertama, Rp20 miliar dialokasikan untuk perbaikan stadion, mulai dari penggantian rumput baru senilai Rp3,7 miliar, pembangunan lintasan atletik dari 6 menjadi 8 lintasan senilai Rp10 miliar, hingga pembongkaran tribun barat yang menelan Rp6,3 miliar.
Sisa anggaran akan digunakan untuk memperbaiki venue olahraga lain, seperti GOR A, Indoor B, lapangan basket semi indoor, lapangan softball, panjat tebing, hingga kolam renang Milla Kencana agar berstandar internasional.
Meski begitu, Anas mengingatkan agar masing-masing cabang olahraga segera mencari lokasi latihan alternatif sesuai jadwal rehabilitasi.
“Kami akan buat surat edaran sebelum ditutup. Tapi mencari tempat latihan bukan kewajiban kami karena memang tidak ada tupoksinya,” pungkasnya.




