POJOKBOGOR.id - Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah melakukan monitoring kegiatan dua pembangunan yang ada di lingkungan Balai Kota Bogor, Senin (4/9).

Adapun, kedua kegiatan pembangunan itu yakni renovasi Kantin Balai Kota Bogor dan pembangunan Es Teh Indonesia.

"Jadi ini kegiatan monitoring. Kedua bangunan (yang sudah mulai tahap pembangunan) ini yang belakang dengan yang depan kita harapkan November sudah selesai," kata Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah.

"Tadinya mau September (selesai), tapi gak kekejar, jadi ya Oktober akhir atau November, semoga ini selesai," sambung dia.

Baca Juga: Seorang Pensiunan PNS di Bogor Tewas Alami Serangan Jantung di BNR, Langsung Runtuh Saat Mengendarai Motor

Menurut Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, secara garis besar konsep pembangunannya, untuk Kantin Balai Kota Bogor ini karena sudah sepuluh tahun kondisinya seperti itu (dinilai tidak layak). Sehingga, Wali Kota Bogor Bima Arya melihat Balai Kota Bogor itu harus ada perbaikan-perbaikan fasilitas.

Namun, karena melihat kondisi kantin yang sangat terbatas, akhirnya Pemkot Bogor mencoba bekerjasama dengan perusahaan untuk membangunkan Kantin Balai Kota Bogor melalui CSR.

"Kita mendapatkan CSR dari PT Mayora, jadi mereka mendesain dan disampaikan ke Pak Wali dan designya sudah disetujui," ucap dia.

Baca Juga: Erik Sang Pengemis Tajir Asal Bogor Akhirnya Dipulangkan ke Kampung Halamannya di Ciamis, Diduga ODGJ

"Artinya disitu ada optimalisasi kantin, tidak hanya menambah jumlah tenant tetapi juga menjadi bersih, tertib, dan teratur," ungkap Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah.

"Jadi nanti ada pengelolaan dan sebagainya, lebih nyaman lagi untuk pegawai yang ada disini. Itu untuk kantin," lanjut dia.

Sementara, untuk konsep pembangunan di luar area Gedung Perpustakaan tepatnya di bekas parkiran bus dan Pos Pol PP, dijelaskan Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, bahwa Pemkot Bogor bekerjasama dengan Es Teh Indonesia.

Baca Juga: Terjadi Kecelakaan di Puncak Bogor, Truk Sambar Mobil dan 3 Motor yang Sedang Istirahat di Minimarket

Kerjasama ini sendiri dilakukan berkaca dari Pemkot Bogor yang memiliki galeri perpustakaan, di mana galeri perpustakaan ini setiap harinya beroperasi, dan pengunjungnya rata-rata mencapai 500 orang.

"Sekarang kalau mereka haus dan makan kemana, akhirnya kita punya lahan dan ini juga waktu itu Pak Gubernur saat meninjau disini menyarankan ada fasilitas lahan yang bisa kita manfaatkan, dan akhirnya ini kerjasama dengan Es Teh, karena Es Teh juga asli Bogor," beber dia.

"Jadi disini selain menyediakan tempat untuk makan dan minum, ini juga bisa menjadi fasilitas outdoor untuk membaca, jadi kan sekarang kita melihat animo generasi Z (milenal) ada orang yang boring baca buku di dalam satu ruangan, nah kita mencarikan alternatif," kata Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah.

Baca Juga: Udara Kota Bogor Memburuk Dokter Rayendra Center Bagikan Ribuan Masker di Pinggir Jalan

"Dia (pengunjung) kalau mau indoor baca bisa, kalau mau outdoor disini juga bisa, kita ada ruang baca outdoor, nanti sambil mungkin berdiskusi, sambil ada food and beverage nya, jadi lebih bervariasi," lanjut dia.

Ditambahkan Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, keberadaan tempat minum dan makan ini juga berdasarkan hasil survei yang dilakukan ke para pengunjung. Di mana, banyak keinginan dari mereka yang ingin membaca di luar ruangan.

"Survei ke pengunjung keinginan mereka itu susah ruang baca di luar, sarannya (seperti itu), dan ada juga untuk fasilitas makan dan minum," tandas Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah. ***