POJOKSATU.id, BOGOR - Meski dihantam beberapa polemik, PT BEAM mencatat ada sekitar 60 ribu warga yang sudah menggunakan pelayanan sepeda listrik di Kota Bogor.
Country Head PT BEAM Mobility Indonesia, Ady Muzadi mengatakan baru-baru ini pihaknya bermitra dengan perusahaan riset independen untuk melakukan survei kepada para pengguna sepeda listrik di Kota Bogor.
"Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 96 persen pengguna sepeda listrik di Kota Bogor bersedia untuk merekomendasikan layanan PT BEAM kepada orang lain," kata dia, Selasa (3/1).
BACA JUGA : Satpol PP Kota Bogor Angkut Enam Sepeda Listrik BEAM, Parkirnya Makin Ngawur
Selain itu, 99 persen pengguna sepeda listrik juga setuju dengan keputusan Wali Kota Bogor untuk menghadirkan layanan Beam di Bogor.
"Pastinya, layanan armada mikromobilitas Beam semakin populer. Selain itu, Beam juga membantu memberikan manfaat yang lebih bagi lingkungan perkotaan," jelas dia.
Beam merupakan satu-satunya layanan yang telah menerima Climate Neutral Certificate di Asia Pasifik.
BACA JUGA : Banyak Dikritik, PT BEAM Buat Survei Tingkat Kepuasan Sepeda Listrik di Kota Bogor, Begini Hasilnya
Setiap penggunaan armada Beam dapat mengurangi emisi karbon dan polusi dibandingkan dengan penggunaan mobil atau sepeda motor berbahan bakar fosil.
Dalam survei yang dilakukan, sebanyak 65 persen responden pemilik mobil mengatakan akan menggunakan mobil pribadi mereka apabila layanan Beam tidak tersedia.
Sentimen yang sama juga dirasakan oleh 67 persen responden pemilik motor.
BACA JUGA : Sepeda Listrik di Kota Bogor Banyak yang Rusak, Tapi Dendanya Nambah
"Fakta ini menunjukkan bahwa Beam mendukung Kota Bogor menjadi lebih hijau ketika lebih banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan armada Beam," ujarnya.
Beam juga membantu menggerakkan perekonomian Kota Bogor. Armada yang disediakan Beam memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk berkeliling Kota Bogor dan lebih leluasa untuk singgah dan membeli makanan atau minuman dari pelaku UKM setempat.
Dengan banyaknya armada Beam yang tersedia, kebutuhan petugas Beam Ranger semakin bertambah dan membantu penyerapan tenaga kerja lokal.
Pemerintah Kota Bogor juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sewa lahan parkir yang digunakan oleh Beam.
Disebutkan sebanyak 33 persen responden yang menggunakan armada Beam untuk membeli makanan dan minuman di toko lokal maupun pelaku UKM setempat.
"Ada 27 persen responden yang menggunakan armada Beam untuk mengunjungi tempat wisata dan 20 persen untuk berkeliling kota," paparnya.
Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan yang kembali mengunjungi Indonesia pada 2023, Beam diharapkan dapat berkontribusi mendorong pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Kota Bogor.
Sebagai penyedia layanan armada mikromobilitas pertama di Kota Bogor, Beam telah mempelajari banyak hal untuk meningkatkan layanan kami secara berkelanjutan.
Pihaknya menemukan bahwa banyak pengguna yang sering memarkir armada Beam di luar tempat parkir yang sudah ditentukan, di mana hal ini mengganggu kenyamanan para pejalan kaki, terutama masyarakat difabel.
"Beam tidak ingin mengganggu kenyamanan masyarakat Kota Bogor, maka dari itu kami ingin memahami bahwa membangun layanan yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan memastikan kenyamanan seluruh masyarakat umum dan tak hanya pengguna Beam," ungkapnya.
Beam juga telah mengubah peraturan yang harus dipatuhi oleh para pengguna Beam, mulai minggu ini, semua pengguna Beam hanya boleh mengakhiri perjalanan setelah sampai di lokasi parkir yang telah ditentukan di Kota Bogor.
Semua pengguna Beam tidak diperbolehkan untuk meninggalkan armada di luar lokasi parkir yang telah ditentukan.
"Pengguna yang melanggar aturan ini akan didenda sebesar Rp150 ribu. Pengguna yang terus melakukan pelanggaran tak akan diperbolehkan lagi menggunakan armada Beam," kata dia.
Apabila ada pengguna Beam yang melanggar aturan dan parkir di luar lokasi parkir, pihaknya mengajak warga untuk aktif melaporkan pelanggaran tersebut dengan memindai QR code yang tertera pada armada.
Setelah melakukan pemindaian, tim Rapid Response Rangers akan segera datang untuk memindahkan armada tersebut ke lokasi parkir yang benar.
"Aturan ini mungkin terasa berbeda bagi para pengguna Beam yang telah terbiasa meninggalkan kendaraan di sembarang tempat. Namun, aturan ini sangatlah masuk akal. Apabila kita menyewa mobil, tentunya kita tidak akan meninggalkan mobil tersebut di tengah jalan setelah selesai menggunakannya. Hal inilah yang mendorong kami untuk menerapkan aturan baru," tegas dia.
Apabila semua armada Beam ditempatkan di lokasi parkir yang telah ditentukan, hal ini akan memudahkan pengguna lainnya saat ingin menggunakan layanan Beam.
BEAM juga menambahkan jumlah lokasi parkir sepeda listrik di Kota Bogor agar menjadi lebih dekat dan mudah diakses.
"Beam juga melakukan menambah jumlah sepeda listrik di Kota Bogor, menjadikan layanan yang lebih mudah diakses, dan mengurangi permasalahan terkait pemarkiran sembarangan yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat," tutup dia. (Ipe)



