POJOKSATU.id, Bogor - Program beras Carita Makmur (beras produksi petani lokal Kabupaten Bogor) yang didistribusikan Perumda Pasar Tohaga kepada seluruh ASN telah memasuki tahun ke empat.

Empat tahun belakangan ini Petani Lokal Kabupaten Bogor memang tidak bersusah payah memikirkan rantai penjualan produksinya.

Karena, Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tanaman Panga Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) dan Perumda Pasar Tohaga berhasil menggalakkan gerakan Bela dan Beli Produksi Beras Petani. Tak ayal, hal tersebut pun membawa nama harum Kabupaten Bogor dalam Kancah Nasional.

Baca Juga: Berdedikasi di Bidang Pertanian, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Raih Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya

Tak tanggung tanggung, berdasarkan Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5115), sebagai penghargaan atas jasanya dalam memberikan darma baktinya yang benar kepada Negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

Presiden RI, Joko Widodo memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya Kepada Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, yang tertuang dalam Kepres No 29/TK/Tahun 2023, tertanggal 31 Mei 2023.

Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVI tahun 2023 yang digelar di Padang, Sumatra Barat pada Sabtu (10/06/2023).

Presiden Jokowi memberikan mandatnya kepada Menteri Pertanian RI , Syahrul Yasin Limpo. Dalam sambutannya, Apresiasi diberikan kepada daerah daerah yang memberikan perhatian simultan pada petani Indonesia sehingga menjadikan Pertanian Indonesia lebih maju, mandiri dan modern.

“Pertanian begitu strategis karena menyangkut pangan suatu bangsa, teruslah berinovasi demi memperkuat komoditi pangan lokal kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian menambahkan bahwa penganugerahan Satyalancana ini bukanlah hal main-main.

"Saya gemetar ini, karena memberikan Satyalancana secara langsung. Untuk saudara-saudara ketahui, bahwa penghargaan Negara ini tidak main-main, melalui proses verifikasi yang sangat ketat, dan tidak semuanya bisa lolos, karena persyaratannya saudara harus bersih dan memikul tanggung jawab besar di kemudian hari", ungkap Mentan.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku bangga atas capaian yang berawal dari Gerakan Bela dan Beli produk Petani.

“Terima kasih kedada setiap pihak yang terlibat dalam meningkatkan penyerapan produksi beras melalui program beli beras kualitas medium plus dari petani lokal Kabupaten Bogor oleh ASN, Perumda Pasar Tohaga dan 22 gabungan kelompok tani hendaknya terus menjaga kualitas dan ikut menjaga kestabilan harga, mari terus sejahterakan petani kita karena mereka merupakan pahlawan pangan” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan berjanji akan terus menjaga Gerakan Bela dan Beli produk Petani guna mengembangkan nama Carita Makmur. Pihaknya mengaku bermimpi lebih besar demi kemajuan Kabupaten Bogor.

“Penghargaan ini memotivasi kami di Pasar Tohaga untuk terus berinovasi, kalau sejauh ini baru ada gerakan memBELA petani dengan cara memBELI beras produksi petani lokal Kab Bogor, kami berharap bisa segera melakukan hal yang serupa terhadap peternak dan petani ikan yang notabene penghasil komoditi surplus di Kab Bogor, bahkan kami bahkan punya mimpi lebih besar untuk mewujudkan Tohaga menjadi BUMD Pangan di masa depan", tandasnya. (*/pojoksatu)