BOGOR.POJOKSATU.id - Tingkah laku sebagian angkutan kota atau angkot di Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Meski sudah ada petugas yang berjaga, praktik ngetem di badan jalan masih terus terjadi dan memicu kemacetan.

Pantauan di kawasan Alun-Alun Kota Bogor menunjukkan angkot kerap berhenti sembarangan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang meski disitu terlihat ada petugas Dishub Kota Bogor yang tengah bertugas.

Ironisnya, kondisi ini terjadi meskipun petugas dari Dinas Perhubungan Kota Bogor terlihat berada di lokasi.

Aksi ngetem di badan jalan dinilai menjadi salah satu penyebab utama kemacetan lalu lintas di Kota Bogor.

Dampaknya semakin terasa saat jam-jam sibuk pagi dan sore hari, ketika volume kendaraan meningkat drastis.

Pengendara lain pun kerap terpaksa mengurangi kecepatan atau berpindah jalur secara mendadak akibat angkot yang berhenti tidak pada tempatnya.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai langkah penataan transportasi, Pemerintah Kota Bogor pada tahun ini mulai menggencarkan penertiban terhadap ribuan angkot tua.

Kendaraan-kendaraan tersebut diketahui telah beroperasi lebih dari 20 tahun dan dinilai tidak lagi layak jalan.

Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas layanan angkutan umum, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kota Bogor.

Ke depan, Pemkot Bogor bersama Dishub berencana memperketat pengawasan di titik-titik rawan pelanggaran serta mendorong pengemudi angkot agar lebih tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. ***