POJOKBOGOR.id - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sentil anak-anak nakal karena melakukan coret coret di Kota Bogor, tepatnya grafity ruas protokol Kota Bogor dengan menggunakan pilox.
Pernyataan Prabowo Subianto soal anak-anak coret coret di Kota Bogor, disampaikan langsung pada acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar beberapa waktu lalu.
Menurut Prabowo Subianto , ulah anak-anak nakal yang melakukan coret coret di Kota Bogor dengan pilox membuat keindahan di kota menjadi berkurang.
Baca Juga: Plt Bupati Bogor Khawatir Tol Puncak-Cianjur Matikan Ekonomi Pelaku Usaha di Jalur Puncak
"Lihat kota-kota, kita harusnya lebih cantik lagi, lebih indah lagi. Anak-anak kita banyak yang nakal-nakal dia suka pakai pilox, jalan jalan protokol dicorat coret," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo Subianto, akibat corat-coret yang dilakukan oleh anak-anak nakal dengan pilox, protokol jalan Bogor agak mengganggu.
"Dulu kalau tidak salah ada kejuaraan adipura kota Bogor yang paling bersih, paling indah, ini agak menggangu karena saya sekarang kan jadi warga Bogor cuman kabupaten bukan kota," ucap Prabowo.
Baca Juga: Buntut Kecurangan PPDB Kota Bogor, Sekarang Masuk Sekolah Makin Ketat
Dia juga dibuat heran, bagaimana caranya anak-anak memiliki uang untuk membeli pilox.
Padahal, menurutnya, uang yang dimiliki bisa dijajankan ke hal-hal yang lebih bermanfaat ketimbang pilox.
"Kalau bisa kita bersihkan kita bikin indah kota kita supaya pariwisata naik," ucap Prabowo.
Baca Juga: Tol Puncak-Cianjur segera Dibangun, Habiskan Rp20 Triliun
Menanggapi hal itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto tak menampik pernyataan Prabowo bahwa yang melakukan coret-coret di Kota Bogor merupakan anak-anak nakal.
"Itu untuk semua kota di Indonesia dan PR untuk semua kota. karena memang betul kata pak prabowo," ucap Bima yang juga Ketua Apeksi.
Sejauh ini, lanjut Bima, Pemkot Bogor sudah memberikan wadah dengan membuat taman yang khusus bagi mereka yang suka dengan grafity.
Meski begitu, dia melihat, wadah taman tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena masih banyak remaja yang melakukan aksi coret coret di Kota Bogor, khususnya di tempat-tempat yang tidak seharusnya.
(Adi Wirman)



