POJOKBOGOR.id - Polresta Bogor Kota memprediksi puncak arus mudik Lebaran di Kota Bogor tahun ini terjadi pada H-5 Lebaran.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria mengatakan, kepadatan arus mudik Lebaran di Kota Bogor terjadi pada Sabtu 6 April 2024 dan Minggu 7 April 2024.
"Arus mudik Lebaran di Kota Bogor, tepatnya di dalam kota kita prediksikan kepadatan arus mudik itu terjadi H-5 artinya hari Sabtu dan Minggu,” ucap Galih.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cileungsi Serahkan SKK ke Kejaksaan, Tindaklanjuti Iuran Nunggak
Kata Galih, Kota Bogor merupakan jalur pelintasan dan rata-rata warganya melaksanakan mudik lokal.
Berdasarkan data survei kepolisian pada 2022, polisi mencatat ada 153.000 pemudik yang keluar dan masuk Kota Bogor.
Ia memprediksikan angka tersebut bakal bertambah pada Lebaran tahun ini. Dengan begitu, kepadatan volume kendaraan di Kota Bogor juga diprediksi meningkat, mengingat banyak kendaraan khususnya roda dua dari arah Jakarta menggunakan jalan protokol di Kota Bogor untuk menuju Cianjur hingga Bandung.
Baca Juga: Kendaraan Berat Dilarang Melintas Bogor Jelang Lebaran
"Kota Bogor itu bukan jalur pelintasan mudik, tetapi kita jalur lintasan untuk roda dua karena dari yang arah Jakarta menuju Cianjur, Bandung menggunakan jalanan di Kota Bogor berimbas di naiknya volume kendaraan," ujar dia.
Untuk menyambut arus mudik, rekayasa lalu lintas bakal disiapkan berupa pengalihan arus lalu lintas di dua pintu tol utama, yakni Tol Bogor dan Tol Bogor lingkar luar atau Bogor Outer Ring Road (BORR).
Akan ada tim gabungan yang bakal menyiapkan pengalihan arus ke jalur kiri untuk kendaraan mobil yang keluar pintu Tol Bogor.
Baca Juga: Pj Bupati Bogor Minta Camat Petakan Isu Strategis untuk Pembangunan
Kemudian, sebagian bisa dialihkan untuk keluar Tol di sekitar Summarecon Bogor.
"Biasanya kami menyiagakan personel untuk pengalihan di exit Tol Bogor maupun exit Tol BORR dan kami alihkan ke Summarecon untuk memutar kembali, jadi sirkulasi kendaraan di dalam Kota Bogor tidak terlalu padat," ujar Galih.
Selain itu, titik-titik kemacetan yang perlu diantisipasi oleh masyarakat adalah Jalan Empang, Jalan Raya Tajur, Jalan Raya Dramaga, serta Jalan Merdeka.


