POJOKSATU.id, BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor telah membuka pendaftaran bagi pedagang kaki lima PKL Kota Bogor agar masuk ke dalam pasar.
Menanggapi hal itu, salah pedagang PKL Kota Bogor, Uji Syam mengaku, tidak setuju dengan pendaftaraan PKL yang dicanangkan Perumda PPJ.
"Tidak setuju! Berhubungan pedagang PKL Kota Bogor kebanyakan dari kabupaten," kata Uji yang sudah berjualan sebagai PKL sejak tahun 87.
BACA JUGA : Perumda PPJ Kota Bogor Buka Pendaftaran PKL untuk Masuk ke dalam Pasar
Menurut Uji, pendaftaran PKL tentunya akan mengusik ketidakadilan. Apalagi yang direlokasi hanya PKL warga Kota Bogor.
"Jadi keadilan harus ditegakan. Siapa pun orang kabupaten atau kota Bogor tetap warga Indonesia yang perlu diayomi," ucap Uji.
Sementara itu, saat disinggung apakah Kota Bogor akan bebas PKL pada tahun 2024, Uji mengaku pesimis.
BACA JUGA : Sterilkan Alun-alun Kota Bogor, Dedie Minta PKL Masuk ke Blok F Pasar Anyar
Dia mengungkapkan, jika pun terjadi hanya 10 PKL Kota Bogor yang bisa diberangus.
Alasannya, karena sejarah PKL sudah membudidaya untuk rakyat Indonesia seutuuhnya.
"Jadi enggak mungkin bebas PKL Kota Bogor ini, Pemerintah mungkin harus lebih bijak dalam hal hal yang begini. Karena ini menyangkut perekonomian rakyat Indonesia yang harus dipulihkan," tutup Uji.
BACA JUGA : Sekda Kota Bogor Tanggapi Aduan PKL Jalan Pedati yang Dilarang Berjualan Lagi, Camat Pastikan Tidak Ada Tempat Relokasi
Sebelumnya, pendaftaran PKL Kota Bogor agar bisa masuk ke dalam pasar telah dibuka oleh pihak Perumda PPJ.
Namun pendaftaran tersebut hanya diperuntukan untuk PKL asal Kota Bogor.
Menurut Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir pendaftaran PKL Kota Bogor masuk pasar dilakukan agar Kota Bogor menargetkan bebas PKL pada tahun 2024 mendatang.
"Jadi, PKL dimana pun itu kami imbau, yang mau masuk ke dalam pasar silahkan daftar. Kalau mau daftar sekarang, sebelum dibangun pasar, masih memungkinkan kami berikan tempat di pasar," ujar Muzakir.
Menurut Muzakkir, sedikitnya ada sekitar lima pasar tradisional yang akan dibangun di Kota Bogor. Ditargetkan, kelima pasar ini akan selesai pada pertengahan 2024 mendatang.
Diantaranya, Pasar Jambu, Pasar Sukasari, Pasar Merdeka, Pasar Pamoyanan serta Pasar Cumpok.
"Yang pasti Kota Bogor tidak memfasilitasi lagi tempat buat penampungan PKL (setelah kelima pasar selesai dibangun), karena semuanya nanti harus berjualan di dalam pasar," ucap Muzzakir.
"Dan ini yang harus teredukasikan ke PKL Kota Bogor, jangan sampai nanti ribut lagi pemerintah tidak menyiapkan tempat, sementara dari tahun 2020 kami sudah menyuruh mereka masuk ke dalam pasar," sambung Muzzakir.
(Adi Wirman)



