POJOKBOGOR.id - Pemkot Bogor bersama Kantor Pertanahan Kota Bogor memperkuat sinergi, terkait percepatan pembuatan sertipikat tanah wakaf, di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, ada sejumlah masjid, musala, rumah ibadah, dan pesantren yang belum memiliki sertipikat tanah wakaf.

Sehingga, pengurus rumah ibadah bisa mendaftarkan tanah wakaf yang akan disertifikasi untuk mendapatkan hak sertipikat tanah wakaf.

"Dengan begitu, ketika Pemerintah Kota Bogor ingin mendistribusikan anggaran bantuan sosial untuk sarana prasarana kegamaan, maka itu sudah terpenuhi dan ini memberikan keuntungan bagi para pemilik tanah-tanah wakaf atau pengelola tanah wakaf untuk nantinya dimanfaatkan sebagaimana mestinya," ujar Dedie Rachim.

Baca Juga: 6 Tempat Kuliner Malam di Bogor yang Buka sampai Larut, Ada yang 24 Jam Lho, Gas Cobain!

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, mengatakan bahwa pihaknya mendukung program Pemkot Bogor, terutama dalam hal terkait dengan percepatan pembangunan mengenai pengadaan-pengadaan tanah, termasuk juga meningkatkan pendapatan Kota Bogor yang bersumber dari BPHTB maupun PBB.

"Dan juga yang paling penting lagi, hari ini kita memprioritaskan ada empat program kerja. Target kami hari ini yang memang alhamdulillah sangat didukung oleh wali kota beserta seluruh jajarannya," ujarnya.

Mengenai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor dari sumber BPHTB dan PBB, Kantor Pertanahan Kota Bogor bersama dengan Wali Kota Bogor membahas bagaimana mengintegrasikan infrastruktur pertanahan yang ada di Kota Bogor, sehingga itu bisa dimanfaatkan.

Baca Juga: 12 Tempat Wisata Dekat Stasiun Bogor yang Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki, Cocok untuk Liburan Singkat

"Bukan hanya untuk pembangunan, tetapi juga dalam rangka peningkatan PAD, yaitu dengan mengintegrasikan peta-peta yang kita miliki, khususnya peta bidang tanah yang sudah diketahui subjek dan objeknya, lengkap dengan identitas by name dan by address," tuturnya.

Akhyar Tarfi melanjutkan, peta-peta ini kemudian disinergikan dan diintegrasikan dengan peta PBB, sehingga peta PBB akan ter-update dan datanya akan menyesuaikan dengan data pertanahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dede Supriatna, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi dan sinergi bersama Kantor Pertanahan Kota Bogor yang didukung oleh Pemkot Bogor, sehingga percepatan sertipikat tanah wakaf untuk sarana ibadah dan sekolah agama bisa terwujud.

Baca Juga: Update Informasi Layanan SIM Keliling di Kota Bogor Hari Ini, Tersedia di Dua Lokasi

"Insyaallah target di tahun ini 500 titik dan Alhamdulillah proses sosialisasi, proses komunikasi dengan berbagai pihak termasuk di kecamatan sudah dilaksanakan," ujarnya.

Saat ini, lanjut Dede, sudah ada 100 titik sertipikat tanah wakaf dan ia berharap target bisa tercapai hingga akhir tahun ini.