POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Bogor dan berbagai pemangku kepentingan kembali mengaktifkan Taman Lansia.

Taman yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Malabar ini berlokasi di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, dan kini dirancang ulang untuk mendukung aktivitas para lansia agar tetap produktif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Dody Ahdiat, menyampaikan harapannya agar Taman Lansia ini menjadi tempat bagi para lansia untuk berkumpul, menjaga kesehatan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Bogor.

“Semoga para lansia di Kota Bogor selalu semangat,” ujarnya pada Sabtu (7/12/2024).

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudy Mashudi, menjelaskan bahwa aktivasi Taman Lansia ini merupakan inisiatif LLI Kota Bogor yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.

Menurutnya, lansia tidak boleh dianggap sebagai beban, melainkan memiliki peran penting dalam pembangunan.

“Tagline ‘Nyaah ka kolot, berkah kahirupan’ menggambarkan penghormatan sekaligus manfaat dari pemberdayaan lansia,” katanya.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Sumartini, juga mengungkapkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan melindungi dan memberdayakan lansia.

Ia menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar kebutuhan lansia dapat terpenuhi secara optimal.

“Harapannya, semua lansia tetap sehat, berdaya, dan sejahtera,” katanya.

Sejak Taman Lansia diresmikan pada awal 2024, sejumlah kegiatan telah berjalan, meskipun belum maksimal.

Oleh karena itu, Pemkot Bogor bersama komunitas dan mitra lainnya berencana melakukan optimalisasi taman secara menyeluruh.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di Taman Lansia meliputi senam lansia yang digerakkan komunitas di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), layanan perpustakaan keliling dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus), sosialisasi kependudukan oleh Disdukcapil, pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), serta penjualan makanan sehat ramah lansia dari UKM binaan Dinkukmdagin.

Selain itu, berbagai fasilitas taman juga akan ditingkatkan. Disperumkim akan menambah gazebo, memperbaiki drainase, dan membangun toilet ramah lansia.

Dukungan logistik juga akan datang dari sejumlah mitra seperti BJB dan Nutrifood.

“Insya Allah, tahun depan sarana dan prasarana taman ini mulai ditata lebih baik di bawah koordinasi Bapperida,” tambah Sumartini.

Ketua LLI Kota Bogor, Aisyah Wan Grainie, berharap Taman Lansia ini dapat bermanfaat bagi seluruh lansia di Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang sinergis dan berkelanjutan.

“Spirit kelanjutusiaan harus tersebar ke seluruh Kota Bogor agar kota ini semakin ramah lansia,” katanya.

Dengan optimalisasi yang terus dilakukan, Taman Lansia diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang pemberdayaan yang mendukung kesejahteraan lansia di Kota Bogor.***