POJOKSATU.id, BOGOR - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan angkat bicara terkait temuan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor, usai malam tahun baru 2023.

Iwan mengaku bingung akan pengawasan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak tersebut.

Sebab, lanjut dia, Gunung Mas bukanlah milik Pemda Kabupaten Bogor, melainkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Karena itu pihaknya sulit menginvestigasi temuan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak.

BACA JUGA : Menjijikan ! Wisatawan Temukan Banyak Kondom Bekas Pakai di Kebun Teh Puncak Bogor

"Gunung Mas itu bukan punya Pemda. Kalau kami siapkan petugas juga agak aneh ya. Makannya, pelaksana pariwisata di Gunung Mas saja yang bertanggungjawab," kata Iwan kepada wartawan, Rabu (4/1)

Namun begitu, dia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat setempat untuk mengawasi kawasan Puncak dari tempat perbuatan asusila. Sehingga tidak terjadi lagi temuan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak.

"Bukan hanya di Kawasan Puncak, tetapi juga di objek wisata lain itu harus steril dan clear dari perbuatan asusila, elemen masyarakat harus ikut mengawasi," jelas Iwan.

BACA JUGA : Pemkot Bekasi Bagi-Bagi Belasan Ribu Kondom Gratis, Tujuannya untuk Ini

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi menyayangkan kejadian tersebut.

Menurutnya, hal itu dapat merusak citra kawasan wisata Puncak yang selama ini menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Bogor.

"Citra pariwisata di Kabupaten Bogor khususnya Kawasan Puncak harus baik, pasca Pandemi Covid-19," tegas Politisi Golkar itu.

BACA JUGA : Persis AKP Zainal Abidin, di Tulang Bawang Ada Kepala Dinsos Digerebek Sudah Setengah Telanjang dan Ditemukan Kondom

Sebelumnya diberitakan, wisatawan dibuat jijik dengan pemandangan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Selepas perayaan malam pergatian tahun, tampak alat kontrasepsi atau kondom bekas pakai berserakan menghiasi kebun teh Puncak.

Tak ayal, pemandangan itu menjadi pergunjingan wisatawan yang tengah menikmati hamparan kebun teh di kawasan Puncak.

Kondom bekas pakai itu berada di balik semak-semak hamparan Kebun Teh Puncak. Mereka terganggu dengan pemandangan kurang mengenakkan tersebut.

“Parah sih ini, geli banget. Jijik,” celetuk salah seorang wisatawan.

Alat kontrasepsi bekas pakai itu diduga digunakan pasangan bukan suami istri.

Mereka diduga nekat bersenggama di balik gelapnya kebun teh Puncak dan sejuknya malam khas dataran tinggi puncak.

Mengetahui hal itu, Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto mengaku kaget. Pihaknya segera melakukan razia besar-besaran bersama dengan satpol PP Kecamatan Cisarua menindaki perbuatan tak senonoh itu.

Ia menyayangkan adanya temuan kondom bekas pakai di kebun teh Gunung Mas Puncak itu. “Kami akan lakukan razia. Sangat disayangkan, kita akan razia dan menindak tegas,” tegas dia.

(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)