POJOKBOGOR.id - Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina, yang juga mantan Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, kini nama dan wajahnya berseliweran di setiap jalan.
Rena Da Frina ikut berkontestasi Pilkada Kota Bogor 2024 sebagai bakal calon wali kota.
Rena Da Frina menggandeng Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Teddy Risandi, untuk maju sebagai bakal calon wakil wali kota.
Pasangan ini mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor pada hari ketiga pendaftaran, Kamis 29 Agustus 2024.
Baca Juga: ATR/BPN dan MA Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang
Keduanya diusung oleh PDI-P dan Partai Hanura.
Rena Da Frina lahir di Tanjung Pinang pada 28 Agustus 1980.
Karier Rena Da Frina dimulai sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di tahun 2003.
Pada awalnya ia bekerja sebagai staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Pada tahun 2012, ia pindah ke Kota Bogor dan terus meniti karier di pemerintahan kota tersebut.
Pada tahun 2023, Rena menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.
Selama masa jabatannya, ia memimpin sejumlah proyek besar, yaitu:
1. Pembangunan Jembatan Otista Penertiban dan perapian kabel udara Relokasi kabel udara ke dalam tanah
2. Akselerasi percepatan perbaikan untuk pengaduan jalan rusak
3. Penyelesaian bangunan Masjid Agung
4. Akselerasi percepatan perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) akibat longsor
Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR, Rena pernah menjadi Camat Bogor Timur pada tahun 2021.
Di posisi ini, ia menggagas berbagai program sosial, yaitu:
Baca Juga: Dedie Rachim Rutin Datangi Warga, Dihujani Keluhan dari Mulai Kesehatan Sampai Pendidikan
1. Program CSR bagi anak stunting di enam kelurahan termasuk pembagian susu, telur dan makanan bagi 100 balita stunting dan berpotensi gizi kurang selama setahun menurunkan angka stunting yang cukup signifikan.
2. Pembangunan Green House dan Vertical Garden pertama di lahan kantor sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan di masa Covid-19.
3. Program vaksin keliling dan mobile pertama di wilayah Kota Bogor kepada warga masyarakat. Kecamatan pertama yang menyelesaikan vaksinasi covid di Kota Bogor.
4. Penyelesaian Kampung Perca Sindangsari sebagai Kampung Tematik dan salah satu destinasi wisata UMKM bagi Kota Bogor.
5. Penyelesaian lanjutan pembangunan Jalan Tembus R3 Penertiban PKL dan bangunan liar di sepanjang jalur inspeksi Bendungan Katulampa Penertiban PKL di exit Tol Ciawi Wilayah Sindangsari Wakil Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor
6. Pendiri Yayasan Rumah Kedua bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan penderita HIV Aids Pada tahun 2019 Rena juga pernah menjabat sebagai Lurah Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah.
Berikut yang pernah dilakukan Rena Da Frina saat menjadi lurah:
Baca Juga: Dua Perempuan Nekat Curi Iphone 15 Pro Max di Ruko Laundry, Kini Terancam 5 Tahun Penjara
1. Penataan kawasan Suryakencana Dapur umum pertama bagi masyarakat terdampak PPKM pada masa Covid-19 di wilayah kelurahan
2. Pemberdayaan masyarakat untuk menjahit 5000 masker kain gratis untuk masyarakat
3. Naturalisasi Sungai Ciliwung dan salah satu lokasi pilot project dalam scene film Pulau Plastik Satgas BABS di sepanjang Sungai Ciliwung
4. Inisiator pembangunan Taman Baca di wilayah Kampung Labirin kolaborasi bersama Ibu Kembar
Di tahun 2016 ia pernah menjadi lurah Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.
Selama masa jabatannya, Rena Da Frina mengawal proyek naturalisasi Sungai Ciliwung dan mendidik warga sekitar agar menjaga kebersihan sungai.
Berikut gebrakan lain yang pernah dilakukan Rena Da Frina saat menjabat sebagai lurah Sempur:
1. Persiapan peresmian Lapangan Sempur Penataan PKL di area Lapangan Sempur
Rena Da Frina menyelesaikan pendidikan dan mendapat gelar Sarjana Pertanian di Universitas Riau, Pekanbaru pada tahun 2003, dan kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2009.
Pada Pilkada 2024, Rena dan Teddy mengusung tagline ReaDY.
Keduanya berkomitmen untuk fokus pada pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat sektor ekonomi berbasis komunitas.
Program-program yang ditawarkan Rena Da Frina juga mencakup perhatian khusus pada bidang pendidikan dan kesehatan, yang menurutnya merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan warga Bogor.



