POJOKBOGOR.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai melakukan proyek perpanjangan peron di Stasiun Bogor, Rabu 15 April 2026.
Pengerjaan peron di Stasiun Bogor ini berdampak pada pergeseran jadwal perjalanan KRL Commuter Line hingga sekitar 2-3 menit.
Kepala Stasiun Bogor, Mardiono mengimbau para penumpang untuk menyesuaikan waktu keberangkatan dan mengikuti arahan petugas selama proses pengerjaan berlangsung.
Proyek perpanjangan peron ini dilakukan di tiga peron, yakni peron 6, 7, dan 8 dari delapan peron yang tersedia di Stasiun Bogor. Selama pengerjaan, layanan KRL dialihkan dan hanya beroperasi melalui peron 2, 3, 4, dan 5.
Mardiono menjelaskan, proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan KRL, terutama untuk mengakomodasi rangkaian kereta dengan jumlah gerbong yang lebih panjang.
"Saat ini kami sedang mengerjakan proyek untuk pengalihan penumpang. Jadi, dengan ditutupnya jalur 6, 7, dan 8, akan ada pengalihan ke peron lain," ungkapnya.
Terkait operasional, PT KAI memastikan tidak ada pembatalan perjalanan KRL selama proyek berlangsung. Namun, terdapat penyesuaian jadwal dengan pergeseran waktu rata-rata 2 hingga 3 menit dari jadwal semula.
PT KAI juga mengimbau penumpang untuk memperhatikan informasi terbaru terkait jadwal KRL dan perubahan peron keberangkatan guna menghindari keterlambatan.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kapasitas angkut KRL di masa mendatang, seiring tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.



.webp)