POJOKBOGOR.id - Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Bogor (LPPD) Tahun 2023, telah disampaikan Pemerintah Kota Bogor kepada Pemerintah Pusat, melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Di dalam laporan tersebut disampaikan capaian kinerja dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh seluruh Perangkat Daerah Kota Bogor sepanjang tahun 2023.
Seluruh kegiatan dimaksud berlangsung dalam rangka penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor Tahun 2019 – 2024 yang telah disesuaikan dengan Hasil Pemetaan Permendagri yang sudah dimutakhirkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri No 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi, Validasi dan Inventarisasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.
LPPD Kota Bogor tahun 2023 disusun dengan merujuk pada ketentuan-ketentuan yang tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.
Peraturan Pemerintah dimaksud juga mengamanatkan kewajiban pemerintah daerah menyampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat.
Untuk itulah, melalui media ini Pemerintah Kota Bogor menyampaikan ILPPD Kota Bogor Tahun 2023.
l. Pendahuluan
Pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dan pelayanan masyarakat yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor sepanjang tahun 2023 telah memanfaatkan dana APBD Kota Bogor Tahun 2023.
Komposisi dan realisasi APBD Tahun 2023 adalah sebagai berikut :
Pendapatan Daerah
Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2023 mencapai Rp2.967.090.448.449,80,- atau 96,97% dari target yang ditetapkan.
Pendapatan daerah sebesar itu diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp1.338.233.146.078,80,- atau 95,37% dari target PAD Tahun 2023.
Perolehan ini bersumber dari:
1. Pendapatan Pajak Daerah
Realisasi pencapaian pajak daerah sebesar Rp 897.753.380.910,- atau 92,26% dari target sebesar Rp 973.102.231.105,-.
2. Pendapatan Retribusi Daerah
Realisasi pendapatan retribusi daerah sebesar Rp 31.081.390.548,- atau 57,52% dari target sebesar Rp 54.039.453.685,-
3. Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Realisasi pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp33.960.776.435,- atau 101,26% dari target Rp33.539.076.644,-.
4. Lain Lain PAD yang Sah
Realisasi lain lain PAD yang sah Rp375.437.598.185,80,- atau 109,45% dari target sebesar Rp342.580.071.400,-.
Belanja Daerah
Realisasi Belanja Daerah Tahun 2023 mencapai Rp3.029.015.626.923,- atau sebesar 95,41% dari dari rencana belanja Daerah sebesar Rp3.174.692.757.946,- Realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022. Rinciannya sebagi berikut :
1. Belanja Operasi
Belanja Operasi tahun 2023 terealisasi sebesar Rp2.508.123.253.785 atau 96.96% dari target Rp2.586.773.906.739 yang ditetapkan.
Belanja Operasi meliputi :
A. Belanja Pegawai
Belanja Pegawai teralisasi sebesar Rp1.063.654.426.888 atau 96,64% dari target sebesar Rp1.100.584.232.600.
B. Belanja Barang Jasa
Belanja Barang Jasa terealisasi sebesar Rp1.236.457.224.763 atau 96,97% dari target sebesar Rp1.275.075.816.889.
C. Bunga
Bunga terealisasi sebesar Rp6.191.682.700 atau 96,08% dari target sebesar Rp6.444.188.950.
D. Hibah
Hibah terealisasi sebesar Rp147.381.004.434 atau 98,67% dari target Rp149.367.753.300.
E. Bantuan Sosial
Bantuan Sosial terealisasi sebesar Rp54.438.915.000 atau 98.44% dari target Rp55.301.915.000.
2. Belanja Modal
Belanja Modal tahun 2023 terealisasi sebesar Rp518.164.968.738 atau 91,05% dari target Rp569.117.298.057.
Belanja Modal meliputi:
A. Belanja Modal Tanah
Belanja Modal Tanah terealisasi sebesar Rp1.287.152.960 atau 73,33% dari target Rp1.755.214.951.
B. Belanja Peralatan dan Mesin
Belanja Peralatan dan Mesin terealisasi sebesar Rp178.951.840.395 atau 88.41% dari target Rp202.407.182.070.
C. Belanja Gedung dan Bangunan
Belanja Gedung dan Bangunan terealisasi sebesar Rp188.457.698.905 atau 91,91% dari target sebesar Rp205.045.266.681
D. Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan
Belanja Jalan Irigasi dan Jaringan terealisasi sebesar Rp238.985.747.391 atau 92,12% dari target Rp259.432.327.397.
E. Belanja Aset Tetap Lainnya
Belanja Aset Tetap Lainnya terealisasi sebesar Rp911.157.960 atau 97,51% dari target Rp 934.394.219.
F. Belanja Aset Lainnya
Belanja Aset Lainnya terealisasi sebesar Rp100.077.000 atau 96,44% dari target Rp103.769.400.
G. Belanja Tak Terduga
Belanja Tak Terduga terealisasi sebesar Rp1.066.654.400 atau 6,30% dari target Rp16.931.553.150.
3. Belanja Transfer
Belanja Transfer terealisasi sebesar Rp1.660.750.000 atau 88.81% dari target Rp1.870.000.000.
Pembiayaan Daerah
Realisasi Pembiayaan Netto sebesar Rp115.790.555.168,34 atau 100,70% dari target sebesar Rp114.988.536.212 dengan rincian terdiri dari:
A. Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp192.611.572.644,34 atau 99,99% dari target Rp192.621.338.728.
B. Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp76.821.017.476 atau 98,95% dari target Rp77.632.802.516.
Maka terdapat saldo akhir Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) Tahun 2023 adalah sebesar Rp53.865.376.695,14.
Menjalani tahun 2023, situasi dan kondisi kehidupan bermasyarakat sangat jauh berbeda dari tahun 2021. Hampir seluruh sendi kehidupan sudah keluar dari tekanan pandemi covid-19.
Situasi semakin semakin membaik manakala penyebaran covid-19 semakin mereda dengan jumlah penderita covid-19 selama tahun 2023 semakin berkurang dan jumlah kematian akibat Covid 19 semakin sedikit.
Jalannya Pemerintahan daerah Kota Bogor sepanjang tahun 2023 telah mencatatkan beberapa capaian progresif pada kegiatan pembangunan Kota Bogor. Diantaranya adalah :
1. Peningkatan prasarana kesehatan RSUD guna menunjang pelayanan kesehatan dilakukan dengan revitalisasi gedung Blok I dan Blok IV untuk Gedung Poliklinik/Gedung Rawat Jalan dan Laboratorium.
Pembangunan yang dilakukan berfokus pada penyakit-penyakit yang kerap menjadi penyebab utama kematian terbanyak seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan ginjal.
2. Relokasi Puskemas Kayu Manis dan Lawang Gintung yang sesuai standar pelayanan kesehatan.
3. Revitalisasi LABKESDA dengan fasilitas yang lebih lengkap dan memadai sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.
4. Unit Layanan Disabilitas (ULD) melaksanakan pelatihan wirausaha bagi 50 orang penyandang disabilitas.
5. Dibangun jalur pedestrian Jalan Ahmad Yani, di sisi kiri diperbaiki sepanjang 1,3 kilometer sehingga bertambah fasilitas bagi para pejalan kaki.
6. Pengerjaan peningkatan trotoar dengan perbaikan drainase Jalan Nyi Raja Permas sebagai pembangunan lanjutan penataan Alun-alun Kota Bogor.
7. Pembangunan Museum Kerajaan Padjajaran ditujukan sebagai sarana pelestarian budaya dan edukasi bagi para generasi muda serta diharapkan dapat menjadi ikon dan daya tarik baru bagi Kota Bogor khususnya dalam budaya dan sejarah.
Fasilitas yang akan hadir ke depannya diantaranya ada balai pusaka, balai pustaka, balai antik, balai latih sesuai peraturan permuseuman.
8. Pembangunan Galeri Bumi Parawira yang menyajikan 5 era yakni perkembangan Kota Bogor mulai dari zaman Kerajaan Pajajaran, zaman kolonial, era orde lama, era orde baru, dan era reformasi.
Galeri ini disusun sedemikian rupa sehingga para pengunjungnya merasa tengah melewati lorong waktu. Dibangun melalui kolaborasi antara pegiat sejarah, komunitas kreatif, dan akademisi.
Galeri Bumi Parawira menjadi ikhtiar Pemkot Bogor mengabadikan cerita dan narasi dari para pemimpin hebat di Kota Bogor.
Mulai dari Raja Prabu Siliwangi yang melegenda hingga deretan Wali Kota Bogor dari masa ke masa.
9. Penambahan Sekolah satu atap yang berlokasi di Kelurahan Kencana, yaitu SD Negeri Kencana 4 dan SMP Negeri 21 Kota Bogor.
Penambahan sekolah ini ditujukan bagi warga Kelurahan Kencana dan Kecamatan Tanah Sareal yang selama ini sangat sulit menjangkau sekolah negeri.
Sekolah satu atap berdiri di atas tanah seluas Luas tanah 2.529 meter persegi dan memiliki luas bangunan 4.385 meter persegi.
Untuk SDN Kencana 4 memiliki kapasitas sebanyak 12 ruang kelas atau 336 peserta didik. Fasilitas yang dimiliki antara lain perpustakaan, UKS, ruang serbaguna, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang TU, 3 ruang publik, 3 toilet guru, 6 toilet siswa, 9 toilet siswi.
Sementara SMPN 21 Kota Bogor memiliki 15 ruang kelas dengan total 480 peserta didik. Fasilitas yg dimiliki antara lain perpustakaan, ruang UKS dan BImbingan Konseling (BK), laboratorium IPA, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang TU, 3 ruang publik, 4 toilet guru, 8 toilet siswa, 22 toilet siswi
10. Sepanjang tahun 2023 telah dilakukan renovasi terhadap 4.144 unit Rumah Tidak Layak Huni di beberapa titik lokasi, untuk mendorong tercapainya target 4.044 unit RTLH yang dapat direnovasi pada tahun 2023.
Sebanyak 4.414 unit dibiayai APBD, 220 unit APBD Provinsi melalui program RUTILAHU, dan 542 unit APBN melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
11. Revitalisasi Lapangan Sempur dan perbaikan pada drainase air yang berada di bawah Lapangan Sempur. Pelaksaan program sistem angkutan umum massal (SAUM) Bis Kita Transpakuan dengan skema “Buy The Service” oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan berdasarkan standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, sampai dengan Tahun 2023 telah beroperasi 4 koridor pelayanan di Kota Bogor.
Konversi angkutan perkotaan 3:1 yaitu mereduksi 3 unit Angkot menjadi 1 unit Bis, sampai dengan Tahun 2023 total angkot yang telah dikonversi sebanyak 108 unit angkot menjadi 49 unit Bis Kita.
12. Akselarasi penataan angkutan perkotaan (Angkot) sebagai tahapan rerouting dengan merasionalisasi (mengurangi) jumlah kendaraan pada lima trayek utama yang melintas seputar Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor.
Reduksi dua unit Angkot menjadi satu unit Angkot (2:1), sampai dengan Tahun 2023 sebanyak 155 unit Angkot.
13. Mengucurkan insentif untuk 3.200 guru mengaji di Kota Bogor. Program ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Bogor terhadap upaya mereka membangun akhlak dan karakter anak-anak.
14. Meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-7 kali. Capaian ini menunjukan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkansecara konsisten sebuah tata Kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
II. Program Unggulan
Bogor Lancar
Kota Bogor terus konsisten dalam menata transportasi publik, dengan terus menjalankan program Reduksi Angkot, Kompensasi Angkot, Penataan Trayek Angkot, maupun Penataan Shelter.
Akselarasi penataan angkutan perkotaan (Angkot) sebagai tahapan rerouting dengan merasionalisasi (mengurangi) jumlah kendaraan pada lima trayek utama yang melintas seputar Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor.
Reduksi dua unit Angkot menjadi satu unit Angkot (2:1), terutama pada sejumlah Angkot yang sudah melewati batas usia operasional.
Di Tahun 2023, dijalankan program Reduksi Angkot sebanyak 29 unit, Kompensasi Angkot sebanyak 20 unit, Pencabutan IPAP (Izin Penyelenggaraan Angkutan Pekotaan) sebanyak 3 IPAP, dan pergesaran Bus Stop di 3 lokasi dikarenakan adanya kebutuhan Shelter, serta pemeliharaan pada 15 unit Shelter.
Sementara itu target jumlah kendaraan angkutan perkotaan yang beroperasi di Kota Bogor (tidak termasuk Bis Kita) Tahun 2023 adalah 1.440 unit.
Sampai dengan Tahun 2023, kondisi eksisting di wilayah Kota Bogor terdapat 24 trayek Angkot yang beroperasi dari semula 3.412 unit Angkot menjadi 3.071 unit Angkot, Data umur teknis kendaraan pada seluruh trayek yang telah mencapai batas usia operasional 20 Tahun berjumlah 991 unit dan yang dibawah batas usia operasional 20 Tahun berjumlah 2.080 unit, sebanyak 108 unit Angkot telah dikonversikan (3:1) menjadi 49 unit Armada BisKita dan telah beroperasi 4 koridor pelayanan BisKita, Kompensasi Angkutan Perkotaan sebanyak 58 unit Angkot, dan Reduksi (2:1) Angkot sebanyak 155 unit, serta Penghapusan IPAP sebanyak 17 Izin Trayek.
Pada Tahun 2023, telah dibangun pembangunan jalan protokol alternatif diantaranya: pembangunan Jalan R3 sepanjang 425 meter, DED Simpang Tidak Sebidang Jalan Abdullah bin Nuh, Re-Desain DED Simpang Tidak Sebidang Jalan MA.
Salmun, dan pelebaran Simpang Indobaso, serta perbaikan Simpang Jalan Tumenggung Wiradireja.
Bogor Merenah
Program Bogor Menengah, pada Tahun 2023 dibangun Jalur Pedestrian yang Terintegrasi di Pusat Kota dengan Pembangunan Trotoar, Pembangunan Lanjutan Trotoar, dan Peningkatan Trotoar, Peningkatan Lanjutan Trotoar, serta Perbaikan Trotoar.
Pembangunan Trotoar dilakukan di Jalan F. Silaban, Jalan Perdana Raya, dan Jalan pada Kelurahan Katulampa; Pembangunan Lanjutan Trotoar pada Alun-alun Kota Bogor, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan R3; dan Peningkatan Trotoar di seputar Jalan Merdeka, Jalan Anggrek RW 12 Kel. Kayu Manis, Jalan Mawar, dan Jalan Waliwis; Peningkatan Lanjutan Trotoar pada Jalan Ahmad Yani, Jalan Tentara Pelajar; serta Perbaikan Lanjutan Trotoar di Jl. Prof. Dr. H, Andi Hakim Nasution, dan Jalan Rumas Sakit I.
Kampung Wisata Religi dan Budaya Empang merupakan kawasan yang memiliki nilai sejarah keagamaan yang tinggi. Untuk itu, selama 45 hari sejak bulan November hingga bulan Desember 2023 dilaksanakan tahapan Feasibility Study (FS) dan Pra Design Kampung Wisata Religi dan Budaya Empang.
Tujuan dilaksanakannya FS dan Pra Design Kampung Wisata Religi dan Budaya Empang adalah untuk menyusun kajian kelayakan pengembangan kawasan secara menyeluruh berdasarkan aspek fisik lingkungan, ekonomi, sosial dan budaya, dalam upaya mendukung pengembangan kawasan Kampung Wisata Religi dan Budaya Empang sebagai kawasan pariwisata.
Rencana Detail Kawasan Strategis Pariwisata Kota
Kawasan Strategis Pariwisata Kota (KSPK) Batutulis Kecamatan Bogor Selatan dinilai memiliki pengaruh penting dalam memberikan nilai positif bagi identitas Kota Bogor sebagai kota yang kaya dengan nilai sejarah dan kebudayaan, juga diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap sumber daya alam dan budaya, meningkatkan kualitas ekosistem alam, serta mendorong pemulihan kerusakan lingkungan.
Rencana Detail Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota
Pengerjaan Rencana Detail Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota (KPPK) Eko-Kreatif Talaga Manggung Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal dilaksanakan selama 45 hari dimulai dari bulan November hingga Desember 2023, bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota (KPPK) Eko-Kreatif Talaga Manggung Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan Kawasan Eko-Kreatif Talaga Manggung Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal sebagai Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota (KPPK), merumuskan rencana fisik dan non fisik kepariwisataan, merumuskan rekomendasi pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata yang dapat mendukung keberlanjutan dan kesinambungan interaksi ekonomi, sosial budaya masyarakat serta mendorong pengembangan daya tarik wisata di Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota (KPPK) Eko-Kreatif Talaga Manggung Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal.
Program Kampungku Bersih dan Hijau bertujuan untuk mewujudkan Kota Bogor bersih dan hijau serta layak huni.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian lingkungan dan menciptakan kawasan bersih dari sampah, dilaksanakan Pembangunan dan Pemeliharaan TPS 3R, serta Pemberian penghargaan lingkungan hidup Tingkat Kota.
Sementara itu pada Tahun 2023, dilaksanakan pembangunan taman lingkungan sebanyak 5 lokasi yang tersebar di Bogor Barat, Bogor Utara, dan Tanah Sareal dengan luasan sebesar 1,01 hektar.
Dari Tahun 2019 sampai dengan Tahun 2023, telah terlaksana pembangunan taman lingkungan sebanyak 32 taman aktif/taman lingkungan dengan total luasan 5,95 hektar.
Bogor Kasohor
Pembangunan GOR Bogor Selatan dalam rangka mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Kota Bogor, yaitu dengan meningkatkan persentase APMO (Angka Partisipasi Masyarakat Berolahraga) di Kota Bogor menjadi sebesar 57,3% dari Target sebesar 57%, dengan ketercapaian 101%.
Pada Tahun 2023, Pembangunan Tahap II GOR Bogor Selatan yang berlokasi di Jl. Kertamaya Kel. Kertamaya, terbangun area indoor antara lain Gedung Serbaguna, 1 Lapangan Basket, dan 3 Lapangan Bulu Tangkis.
Pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor, bertujuan untuk menata dan meningkatkan nilai bangunan di sekitar lokasi Situs Prasasti Batutulis sebagai pusat sejarah sekaligus pusat kebudayaan Sunda – Pajajaran di Kota Bogor dalam melestarikan sejarah.
Kegiatan konstruksi untuk Pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor berlokasi di jalan Batutulis Nomor 135-137 Kelurahan Batutulis Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.
Bogor Motekar
Program Bogor Motekar yaitu menciptakan 20.000 kesempatan kerja melalui konsep kolaborasi antara pengusaha, UMKM, Perbankan dan Profesional.kerja
Pencapaian Kesempatan kerja sampai dengan Tahun 2023 ini, telah mencapai sebanyak 17.139 kesempatan kerja.
Program-progam yang dilaksanakan di Tahun 2023, dalam rangka Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro (Wira Usaha Baru dan Kompetensi Usaha) yaitu dengan mengikutsertakan pelatihan Bisa Digital Marketing (BDM) sebanyak 80 orang, dan telah dilaksanakan wisuda bagi UMKM PANTAS (Pendampingan Terintegrasi UMKM Naik Kelas) sebanyak 63 orang.
Program Pemberdayaan melalui Kemitraan Usaha Mikro yaitu terselenggara Pameran Regional dengan melibatkan 23 UMKM, dan Pelatihan Kemitraan Berkelanjutan (KERAN) dengan melibatkan sebanyak 180 UMKM.
Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi untuk Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi, dan restrukturisasi usaha Koperasi.
Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi untuk Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi, diantaranya Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi, serta Kepatuhan Koperasi terhadap Peraturan Perundang-undangan kepada 40 koperasi, dan Penilaian Kesehatan Koperasi serta Pelaksanaan Penilaian Kesehatan KSP/USP kepvada 30 orang Pengawas Koperasi.
Pelaksanaan Pelatihan berdasarkan Unit Kompetensi berupa pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat antara lain: pelatihan tata boga, pelatihan design grafis, pelatihan hidroponik, pelatihan menjahit, pelatihan tata kecantikan sebanyak 176 orang dan pemagangan mandiri sebanyak 276 orang.
Pelayanan antar kerja dengan melaksanakan kegiatan Pemberian Kerja Sementara dengan sasaran kemiskinan ekstrem (pekerjaan non konstruksi) sebanyak 800 orang dan Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri dan Wirausaha baru sebanyak 20 orang.
Unit Layanan Disabilitas (ULD) melaksanakan pelatihan wirausaha bagi 50 orang penyandang disabilitas.
Festival seni dan Helaran Budaya
Kegiatan Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) 2023 dilaksanakan dengan menampilkan berbagai jenis kesenian yang mobile/berjalan (Helaran Sunda) dan pagelaran kesenian di panggung di beberapa tempat sepanjang Jl. Surya Kencana sampai persimpangan Jalan Batu Tulis.
Bukan hanya menampilkan kesenian Tionghoa saja tapi juga berbagai jenis kesenian yang ada di Kota Bogor khususnya seni Sunda dan jenis kesenian dari berbagai daerah yang ada di Kota Bogor dengan pengisi acara sanggar-sanggar Kota Bogor dan beberapa sanggar dari Luar Daerah Kota Bogor.
Helaran Seni Budaya dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-541
Kegiatan Helaran dilaksanakan dengan mengusung tema 'Rumawat Pusaka Kota' menghadirkan pertunjukan seni dan budaya nusantara, salah satunya iring-iringan jempana atau tandu yang dibawa dari masing-masing kecamatan.
Bogor Samawa
Pemberian Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi di Tahun 2023 sebanyak 60 Beasiswa pada PTN yang sudah melakukan MoU dengan Pemerintah Kota Bogor (IPB, UI, UNJ, IBI Kesatuan, Ibn Khaldun, dan Universitas Pakuan).
Program Merenovasi 20 Ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), untuk membantu masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang layak.
Pada Tahun 2023, penyaluran bantuan sosial untuk 4.144 unit RTLH yang bersumber dari APBD, 220 unit Rutilahu yang bersumber dari Bantuan Gubernur, dan BSPS sebanyak 542 unit.
Sampai dengan Tahun 2023, telah tersalurkan bantuan RTLH sebanyak 22.522 unit, Rutilahu sebanyak 3.552 unit dan BSPS sebanyak 3.474 unit.
Sebagai salah satu bentuk atensi dan penghargaan serta dalam rangka peningkatan kesejahteraan terhadap Guru Ngaji, maka di Tahun 2023 dilaksanakan pemberian insentif kepada 3.200 Guru Ngaji atas peranannya dalam membangun akhlak dan mencetak generasi Qur’an.
Abdibogor
Mall Pelayanan Publik
Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Secara Terpadu Satu Pintu Dibidang Penanaman Modal yang Menjadi Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota sampai dengan Tahun 2023 sudah bekerjasama dengan melibatkan 17 tenant, dan dengan total pelayanan keseluruhan sebanyak 177 layanan.
Di tahun 2023 program Bogor Anjang Sehat (BAS) tetap dilanjutkan sejak dimulai pada tahun 2020, dan telah terintegrasi dengan PIS – PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga).
Ini adalah kegiatan kunjungan rumah (home visit) masyarakat yang dilakukan Tim Puskemas. Mereka terdiri dari tenaga medis, tenaga penunjang medis beserta tenaga kesehatan lainnya, untuk memberikan pelayanan kesehatan warga di rumah.
Sementara itu untuk pelayanan rujukan melalui e-sir (Elektronik Sistem Informasi Rujukan) Bogor Sehat, pada Tahun 2023 telah melayani rujukan sebanyak 1.699 kasus dengan kasus kebidanan sejumlah 677 kasus dan keperawatan sejumlah 162 kasus. Seluruhnya tersebar di 25 Puskesmas dan 22 Rumah Sakit.
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan RSUD Kota Bogor Tahun 2023 dengan Pembangunan Lanjutan pada Blok I dan Blok IV (Poliklinik dan Laboratorium) yaitu dilakukan Revitalisasi Gedung Blok I yang diperuntukkan untuk Poliklinik atau Rawat Jalan yang bersumber dari APBD Kota Bogor sebesar 43 Milyar, dan Revitalisasi Gedung Blok IV diperuntukkan untuk Laboratorium yang bersumber dari anggaran DAK Fisik sebesar 7,4 Milyar, serta Pengadaan Alat Kesehatan (CathLab Anak) yang bersumber dari DAK Fisik sebesar 24,7 Milyar.
Di sisi lain, bentuk pelayanan publik lainnya dengan mengupayakan kemudahan akses dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu wujudnya adalah layanan extra time atau layanan di luar jam kerja di kelurahan, bagi warga yang kesulitan mengurus administrasi kependudukan dan dokumen lainnya di hari atau jam kerja.
Penghargaan
Sepanjang tahun 2023 Pemerintah Kota Bogor telah menerima berbagai penghargaan atas kinerja yang dicapai di berbagai aspek, baik dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tercatat ada 24 penghargaan yang telah diterima, sebagai berikut:
1. Pemerintah Kota Bogor raih penghargaan Capaian KB Pasca Persalinan Tertinggi Terbaik I Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023.
2. Kota Bogor Meraih Piala Adipura.
3. Kota Bogor Raih Penghargaan Indeks Reformasi Biokrasi Predikat BB.
4. Kota Bogor Raih Nilai ELPPD dengan status “Tinggi”.
5. Kota Bogor Raih Penghargaan UHC 2023.
6. Kota Bogor Raih Opini Kualitas Tinggi terkait Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik 2022
7. Kota Bogor Peringkat ke IV Variabel Tindakan Pemerintah dan Jumlah Penduduk Indeks Kota Toleran 2022.
8. Bank Kota Bogor Raih TOP BUMD Awards 2023.
9. Kota Bogor raih Penghargaan Kinerja Pemerintah ke IV Terbaik dari Kemendagri.
10. Kota Bogor raih WTP 7 kali berturut-turut dari BPK RI.
11. Kota Bogor raih penghargaan Pilot Project Dashboard E-Money KTR.
12. Kota Bogor raih Dekranasda Jabar Award 2023, melalui Ibu Yane Ardian pada Inovasi dan konsistensi Kembangkan UMKM Kriyan.
13. Kota Bogor Raih Kembali Penghargaan Kota Layak Anak Predikat Nindya.
14. PKK Kota Bogor Juara 1 Gagah Bencana Lomba PHBS (Kategori Kota) Tingkat Jabar.
15. PKK Kota Bogor Juara 1 Gagah Bencana Lomba Gagah Bencana Peduli Stunting (Kategori Kota) Tingkat Jabar.
16. Kota Bogor Terbaik I untuk Kategori Kota Adminduk Juara Award 2023.
17. Kota Bogor menerima Penghargaan Juara Pertama Kwarcab Juara 2023 Kategori A Dari Kwarda jabar.
18. Penerapan TTE Terbaik Pemda Kabupaten dan Kota 2023 Kategori Integrasi Aplikasi Menggunakan TTE Terbanyak Pada Sandikami Award 2023.
19. Pemerintah Kota Bogor Meraih Anugerah Program Terpuji Detik Jabar Awards 2023 Kategori Penggerak Industri Lokal.
20. Kota Bogor Raih TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali Tahun 2023.
21. Kota Bogor Raih Peringkat 2 Top 5 Kompetisi Inovasi Jabar melalui SIMAe.
22. Wali Kota Bogor mendapatkan Tanda Penghargaan Lencana Melati Gerakan Pramuka Tahun 2023 .
23. Wali Kota Bogor dinobatkan sebagai Tokoh Literasi Digital Daerah Jabar Saber Hoaks Awards.
24. Wakil Wali Kota Bogor Menerima Lencana Dharma Bhakti dari Gubernur Jawa Barat.
Seluruh usaha yang telah berlangsung dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan di Kota Bogor, serta atas peran serta masyarakat pada proses di dalamnya, telah mencatatkan beberapa capaian sebagai berikut:
Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Bogor Tahun 2023 mencapai 5,10%, hal ini dipengaruhi oleh berbagai program pemulihan ekonomi yang terus membaik dari tahun ke tahun sejak titik terendah saat pandemi covid-9 di tahun 2020.
Nilai PDRB Kota Bogor Atas Dasar Harga Berlaku pada 2023 mencapai 57.003,76 miliar rupiah. Secara nominal, nilai PDRB ini mengalami peningkatan sebesar 4.089,16 miliar rupiah dibandingkan dengan tahun 2022, yang mencapai 52.914,60 miliar rupiah.
Kenaikan nilai PDRB ini dipengaruhi oleh peningkatan produksi pada banyak kategori usaha, diantaranya Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor; Industri Pengolahan; Transportasi dan Pergudangan; Konstruksi; serta Jasa Keuangan dan Asuransi.
Rata-rata pengeluaran per kapita penduduk di Kota Bogor Tahun 2023 tercatat sebesar 2.733.270 rupiah per bulan, dari total pengeluaran tersebut yang digunakan untuk kebutuhan makanan sebesar 34,78% atau sebesar 950.587 rupiah, sedangkan sisanya untuk kebutuhan non makanan sebesar 65,22% atau sebesar 1.782.683 rupiah.
Tingkat Inflasi Kota Bogor periode Tahun 2019 sampai dengan 2023 mengalami fluktuasi, dan mengalami perbaikan kembali di Tahun 2023.
Penurunan Tingkat Inflasi di Tahun 2023 secara signifikan sebanyak 2,84 poin, menjadi 2,98% dari tahun 2022.
Upaya Pemerintah Kota Bogor dalam mengendalikan tingkat inflasi di daerah Kota Bogor diantaranya secara rutin melakukan gerakan bazar murah ataupun Gerakan Pangan Murah (GMP), bekerjasama dengan daerah produsen penghasil tanaman pangan, Mendorong petani dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong, Melakukan sidak ke pasar-pasar untuk mencegah adanya Pedagang yang mematok harga tinggi atau menimbun komoditas.
Angka Kemiskinan di Kota Bogor mengalami percepatan penurunan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.
Di tahun 2023 dengan adanya berbagai upaya pemulihan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan maka persentase penduduk miskin menurun menjadi 6,67%.
Indeks gini Kota Bogor tahun 2023 mencapai 0,464 poin artinya pemerataan pendapatan di Kota Bogor mencapai level Sedang.
Nilai Gini Ratio Kota Bogor sempat mengalami sedikit perbaikan di tahun 2022 menjadi 0,430 poin dari 0,441 poin di tahun 2021.
Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor periode Tahun 2020 sampai dengan Tahun 2023 terus meningkat.
Tahun 2023 mencapai 78,36 poin, naik sebanyak 1,19 poin dibandingkan dengan Tahun 2022, dan Kota Bogor menduduki peringkat ke 5 dari kabupaten/kota di seluruh Provinsi Jawa Barat.
Berbagai pencapaian yang dapat diraih Pemerintah Kota Bogor sepanjang tahun 2023, sejatinya dihasilkan berkat dukungan, uluran kerjasama, kolaborasi dan kebersamaan yang diberikan seluruh pemangku kepentingan seluruh masyarakat warga Kota Bogor.
Terima kasih atas dukungan, kerjasama dan kebersamaan yang telah diberikan oleh semua pihak.
Semoga Allah Subhanahu Wata’ala selalu memberikan petunjuk, bimbingan dan kekuatan lahir batin bagi para pimpinan daerah dan segenap warga Kota Bogor dalam berikhtiar menyuguhkan situasi dan kondisi kehidupan yang lebih sejahtera, damai, aman dan nyaman di masa kini dan masa depan.***




