POJOKBOGOR.id - Mahasiswa IPB University meraih juara dalam ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition yang diselenggarakan di McCormick Place, Chicago, Illinois, Amerika Serikat (USA).

Ketiga Mahasiswa IPB University yang membanggakan tersebut berasal dari Departemen Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Mereka mengikuti kompetisi product development di Amerika Serikat.

Brayen Ariel, Alyaa, Fathi Maulida Alawi, dan Camilla Putri Basuki yang merupakan Mahasiswa IPB University membentuk sebuah tim yang diberi nama tim Newbies.

Baca Juga: IRSA dan IPB University Bahas Isu Ketidakpastian Dunia Pasca Pandemi, Beberkan Soal Kondisi Ekonomi Indonesia

Saat ketiganya mengikuti kompetisi product development di Amerika Serikat tersebut.

Ketiganya meraih peringkat pertama dengan proposal yang berjudul Dragon Fruit – based Smoothies Preserved with Bacteriocin Produced by Lactobacillus plantarum as a Prospective Trend and Prevention of Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) di Indonesia.

Proposal yang dibuat Bryan, Alyaa, dan Camila menjelaskan tentang pengawet alami sederhana untuk produk minuman sehat yang berasal dari buah dan sayur.

Bryan menjelaskan, dalam kompetisi yang diikuti timnya terdiri dari dua tahap, reliminary dan final round.

Baca Juga: Sekjen KLHK Ajak Mahasiswa Fahutan IPB University Aktualisasikan Transglobal Leadership

“Preliminary diadakan secara online. Dari 40 submisi, terpilih 6 proposal untuk maju ke babak final round dengan proposal final yang telah dibuat dan mempresentasikannya di Chicago,” ungkap Bryan.

Tim Newbies membawakan inovasi bernama biopreservation.

Jika kebanyakan jus buah dan sayur menggunakan pengawet buatan agar tahan lama. Ide Newbies jus menggunakan pengawet alami dari bakteri Lactobacillus plantarum.

Baca Juga: Terlindungi Program JKM, Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan di IPB Terima Santunan Kematian Hingga Rp 42 Juta

Bryan menceritakan, saat masuk babak final, Mahasiswa IPB University harus berkompetisi dengan mahasiswa yang berasal dari Cornell University, Montana University, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dan satu universitas dari Meksiko.