BOGOR.POJOKSATU.id – Tarif parkir sepeda motor di kawasan depan Stasiun Bogor kembali menjadi sorotan warganet.

Perbincangan bermula dari unggahan akun Threads @farezstupa yang mengaku terkejut setelah harus membayar biaya parkir motor sebesar Rp14 ribu.

Unggahan tersebut kemudian ramai mendapat respons dari pengguna media sosial lainnya.

Sejumlah warganet ikut membagikan pengalaman mereka saat menitipkan kendaraan di area parkir sekitar Stasiun Bogor.

Salah satu komentar menyebut biaya parkir bisa dihitung berdasarkan pergantian hari.

Menurut pengalaman yang dibagikan, jika kendaraan masih berada di tempat parkir setelah melewati pukul 00.00 WIB, biaya dapat dihitung menjadi dua hari.

Tarif yang disebut warganet berada di kisaran Rp7 ribu per hari.

Dengan perhitungan tersebut, kendaraan yang terparkir melewati pergantian hari bisa dikenakan biaya sekitar Rp14 ribu.

Namun pengalaman setiap pengguna ternyata berbeda.

Ada pula warganet yang mengaku pernah harus membayar biaya parkir hingga Rp24 ribu.

Komentar lainnya menyoroti faktor lokasi.

Menurut sejumlah pengguna, area parkir yang posisinya semakin dekat dengan akses masuk Stasiun Bogor cenderung memiliki tarif lebih tinggi dibanding lokasi yang lebih jauh.

Meski demikian, angka-angka tersebut merupakan pengalaman yang disampaikan pengguna media sosial dan belum dapat dijadikan sebagai patokan tarif resmi seluruh tempat parkir di kawasan Stasiun Bogor.

Perbedaan tarif dapat terjadi tergantung pengelola, durasi parkir, lokasi, serta sistem perhitungan yang digunakan.

Ramainya pembahasan ini menunjukkan biaya parkir menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan pengguna KRL, terutama mereka yang setiap hari mengandalkan sepeda motor menuju stasiun. ***