BOGOR.POJOKSATU.id - Proses pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor kini telah memasuki tahap awal. Meski demikian, aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) masih terlihat di sekitar area proyek, bahkan sebagian lapak berdiri tepat di bawah bangunan pasar yang sedang dibongkar.
Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan. Material bangunan yang dilepas dikhawatirkan dapat jatuh sewaktu-waktu dan membahayakan para pedagang maupun pengunjung yang berada di bawahnya.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung W Purnama, mengatakan pihaknya telah melakukan dialog dengan para PKL untuk menyampaikan imbauan agar segera menggeser lapak dari area berbahaya.
“Kami sudah mengadakan pertemuan dengan perwakilan PKL Pasar Bogor. Dalam pertemuan itu kami menyampaikan imbauan supaya mereka bersedia bergeser demi keselamatan bersama,” ujar Pupung.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor tidak serta-merta melarang aktivitas berdagang, melainkan berupaya mencari solusi agar para PKL tetap bisa berjualan tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), pemerintah telah menawarkan sejumlah alternatif lokasi relokasi.
“Sudah ada rekomendasi tempat baru yang disiapkan agar para PKL tetap bisa beraktivitas, di antaranya Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua,” jelasnya.
Pemerintah berharap para pedagang dapat memahami situasi dan mengikuti imbauan yang telah disampaikan.
Mengingat proses pembongkaran akan terus berlanjut dan risiko kecelakaan dapat terjadi jika aktivitas jual beli tetap berlangsung di area tersebut. ***



