POJOKSATU.id, BOGOR - Seluruh partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kota Bogor telah mengeluarkan surat tugas kepada bakal calon Walikota Bogor 2024 - 2029.
Bahkan, ada partai yang mengeluarkan surat tugas kepada tiga kandidat calon, yakni PPP. Padahal, partai berlambang Ka'bah ini hanya memiliki tiga kursi di DPRD Kota Bogor periode 2024 - 2029.
Sebagaimana diketahui, surat tugas merupakan rekomendasi tahap pertama. Surat tugas tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk mendaftar sebagai calon walikota maupun wakil walikota ke KPU.
Baca Juga: Dua Pelaku Ganjal ATM di IPB Akhirnya Tertangkap, Tiga Lagi Masih Buron
Adapun yang digunakan untuk mendaftar ke KPU yakni rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP dan sudah berpasangan.
Rekomendasi tersebut berisi pasangan calon walikota dan wakil walikota yang ditandatangani oleh ketua umum parpol.
Sampai hari ini, Rabu 31 Juli 2024, belum ada parpol yang mengeluarkan rekomendasi selain surat tugas.
Baca Juga: Rudy Susmanto Sebut Calon Wakilnya dalam Pilbup Bogor 2024 Seorang Perempuan
Sosok yang pertama kali mengantongi surat tugas sebagai calon walikota Bogor 2024 adalah Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy.
Rusli yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bogor mendapatkan surat tugas dari Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin itu memiliki 7 kursi di DPRD Kota Bogor.
Penugasan kepada Rusli tertuang dalam surat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Nomor: B-38/GOLKAR/III/2024 tanggal 30 Maret 2024 tentang Saran dan Masukan Terhadap nama-nama Bacakada/Bacawakada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Aset bank bjb Tumbuh 16,6 Persen, Selangkah Lagi Menjadi 10 Bank Terbesar di Indonesia!
Selain Rusli, Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto juga telah mengantongi surat tugas dari DPP PKS. Partai ini meraih 11 kursi pada Pemilu Legislatif 2024 sehingga memenuhi syarat untuk mengusung calon walikota dan wakil walikota Bogor.
Selanjutnya dokter Raendi Rayendra. Founder Rayendra Dermatology dan Aesthetic Center ini mengantongi surat tugas dari PDIP, PKB, dan PPP. PDIP memiliki 6 kursi di DPRD Kota Bogor, sedangkan PKB mempunyai 4 kursi. Koalisi PDIP dan PKB sudah memenuhi syarat untuk mengusung calon wali kota.
Sementara Dedie Rachim telah mendapatkan surat tugas dari PAN (5 kursi), Demokrat (3 kursi), PSI (1 kursi), dan PPP.
Berikutnya, Jenal Mutaqin (JM). Ia mendapatkan surat tugas dari Gerindra (6 kursi). JM harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi 20 persen kursi DPRD Kota Bogor agar bisa maju sebagai calon wali kota.
Terakhir, Sendi Fardiansyah. Aspri Iriana Jokowi ini mengantongi surat tugas dari Nasdem (4 kursi) dan PPP. Sendi dan parpol pengusungnya harus berkoalisi dengan partai lain agar memenuhi syarat untuk diusung menjadi calon walikota Bogor.
Dari surat tugas dan peta koalisi tersebut, pilwalkot Bogor 2024 berpotensi 4 poros.
Berikut prediksi poros Pilkada Kota Bogor 2024:
1. Poros PKS
Poros ini akan mengusung Atang Trisnanto sebagai calon wali kota. Kabarnya, Atang akan berpasangan dengan Annida Allivia.
2. Poros PAN, Demokrat dan PSI
Poros ini mengusung Dedie A. Rachim sebagai calon walikota. Adapun calon wakilnya yang sering disebut-sebut yakni Rena Da Frina atau Rusli.
3. Poros PDIP dan PKB
Koalisi PDIP dan PKB mengusung dokter Rayendra sebagai calon walikota. Adapun calon wakilnya kemungkinan dari kader partai pengusung, birokrat, dan profesional.
4. Poros Gerindra dan Nasdem
Gerindra dikabarkan telah menjajaki koalisi dengan Nasdem. Koalisi ini sudah memenuhi syarat untuk mengusung calon walikota dan wakil walikota Bogor. ***



