POJOKSATU.id, BOGOR - BMPS Kota Bogor kembali menggelar kegiatan yang bermanfaat langsung bagi para penyelenggara Sekolah Swasta.

Kegiatan kali ini adalah kegiatan workshop yang mengusung tema: "Peningkatan Kredibilitas Yayasan Melalui Akuntabilitas Pengelolaan Pajak".

Hadir sebagai Narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Kota Bogor yang diwakili oleh Arif dan tim.

Dalam paparannya, tim pajak menyampaikan objek yang terkena pajak dan tidak terkena pajak.

BACA JUGA : Bersama Komunitas Gamer Surabaya, Telkom Luncurkan IndiHome Paket Premium dengan Kecepatan Hingga 300 Mbps

Peserta sangat antusias karena ternyata selama ini banyak persepsi yang masih salah mengenai pajak terhadap yayasan.

Contoh bea siswa, bantuan hibah, sisa dana pengelolaan jika dijadikan pembangunan sarana tidak terkena pajak.  Pertanyaan-pertanyaan berbobot dan mendalam diajukan para peserta seminar tersebut.

Dalam kesempatan Workshop tersebut, Ketua BMPS Ade Sarip Hidayat menyampaikan, para penyelenggara pendidikan swasta berkewajiban menyampaikan laporan pajak sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada stakeholder pendidikan.

BACA JUGA : Media-media Top Dunia Beritakan Drama Laga Indonesia vs Thailand, Pertandingan Kacau

Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggara benar benar memperhatikan aspek penyelenggaraan yang transparan dan mendorong pada mutu sebagai indikator akhir dari lembaga pendidikan.

Kegiatan BMPS ini disokong oleh BJB Cabang Bogor, yang beberapa programnya berpihak pada dunia pendidikan, antara lain memberikan kemudahan kepada pendidik jika ada keperluan untuk pemenuhan kesejahteraan para pendidik, sementara untuk yayasan untuk pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Dian Wulandari menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan pra kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyelenggara Sekolah Swasta yang akan segera digelar.

BACA JUGA : HKG PKK ke-51, Iriana Joko Widodo Ingatkan Kader Harus Miliki Etos Kerja Yang Tinggi

Dian berharap kegiatan BMPS Kota Bogor ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan dengan demikian mutu pendidikan di Kota Bogor ikut meningkat. (Ipe/*)