POJOKBOGOR.id - Mantan Wali Kota Bogor 2014-2024 Bima Arya menyatakan jika dirinya berhenti menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim - Jenal Mutaqin.

Keputusan berhentinya menjadi jurkam Dedie Rachim ini diambil usai Bima Arya resmi dilantik menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri ( Wamendagri) Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

"Saya tidak akan berkampanye dan terlibat kampanye Dedie Rachim - Jenal Mutaqin," kata Bima Arya.

Baca Juga: Punya History Dengan Bima Arya Dedie Rachim Yakin Kota Bogor Dapat Perhatian Khusus

Bima Arya akan mengambil sikap netral sejak menjabat sebagai Wamendagri.

"Dan saya pastikan energi saya, konsentrasi saya di Pilkada seluruh Indonesia," tegasnya.

Bima Arya tidak menampik, bahwa tugasnya sebagai Wamendagri ini sangat berat.

"Harapannya juga besar. Dan saya mohon doa bagi warga Kota Bogor mendoakan saya. Saya sebagai putra daerah ingin tetap menjaga nama baik Kota Bogor," tandasnya.

Baca Juga: SDN Nanggewer 1 Cibinong jadi Percontohan Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, diketahui, Bima Arya beberapa kali terlibat mendampingi paslon Dedie Rachim-Jenal Mutaqin.

Mulai dari pendaftaran ke KPU Kota Bogor, sampai pengundian nomor urut paslon.

Tidak hanya itu, ia juga beberapa kali ikut terlibat untuk kampanye dihadapan warga.

Baca Juga: Aksi Penipuan Gagal! Karyawan Agen BRILink Bongkar Modus Bukti Transfer Editan, Netizen Heboh!

"Segenap jiwa raga sepenuh hati 1.000 persen, moril dan materil, ikhtiar dan doa saya berikan ke Kang Dedie Rachim. Bukan untuk yang lain," kata Bima Arya.